Sunday, July 29, 2007

*MARI BERWIRASWASTA...! "

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Kita di ciptakan oleh Allah SWT sebagai mahluk yang sempurna, baik fisik maupun akal pikiran yang membedakan kita dengan mahluk lainnya, kelebihan akal inilah yang harus kita manfaatkan, juga tubuh kita yang merupakan modal manusia yang merupakan potensi yang tak terkira dan tak ternilai harganya. Kalau kita dalam hidup sehari-hari terutama dalam dunia usaha, maka hal kendala utama yang dikeluhkan adalah "modal" sementara kalau kita gali dalam diri kita dan setiap bagian tubuh kita semuannya adalah potensi dan modal utama untuk memulai usaha,kegiatan dan segala aktifitas di dunia ini.


Kadang kita tidak mensyukuri setiap bagian tubuh kita dan setiap potensi yang selama ini kita miliki, dan kadang kita baru sadar dan mensyukuri pentingnya tubuh yang sehat ketika kita menderita sakit,dan lebih lebih lagi kalau kita melihat sebagian saudara kita yang terkena musibah dan cobaan baik karena,kecelakaan,sakit yang menahun,cacat bawaan dan sebaginya sehingga mereka sampai kehilangan anggota tubuhnya,seperti tangan,kaki dan bagian organ penting lainnya,kalau lah kita termasuk manusia yang normal(tidak cacat) seharusnya bersyukur adalah suatu kesadaran tanpa paksaan,sementara memanfaatkan organ-organ kita yang lengkap untuk kebaikan adalah wujud syukur kita,tidak mengeluh adalah suatu kemestian yang wajar dalam mewujudkan tujuan,Dan kitapun harus malu pada semangat saudara kita yang (maaf)cacat fisik tetapi mempunyai semangat membara dalam berusaha, tidak mengeluh bahkan anti menjadi peminta-minta, coba tengok di sekeliling kita temukan mereka di kampung,didesa,dikecamatan, dikabupaten bahkan dikota-kota besar anda pun akan mengambil pelajaran yang besar dai mereka, mereka boleh jadi cacat fisik tanpa kaki,atau tanpa tangan atau tanpa bagian tubuh lainya, tapi mereka tidak mengeluh dan dipastikan anda akan kalah dengan tekad mereka,cacat yang mereka derita tidak menjadiakn mereka putus asa dan tidak mau berusaha padahal secara kasat mata mereka telah kehilangan modal utama untuk berjalan (kaki)dan tangan untuk tumpuan aktifitas dan coba bandingkan dengan kita yang alhamdulillah di beri kelengkapan jasmani apakah kita masih menjadikan alasan tidak punya modal,bakat, sebagai alasan berusaha,berwiraswasta atau berbisnis ???? ....


Belajarlah dari mereka pedagang asongan yang cacat tanpa kaki yang terus menjajakan dagangannya dikereta api walaupun dengan cara menyeret tubuhnya, saudara kita yang cacat dan merintis usaha dengan melukis gambar pegunungan yang indah dengan kakinya karena kedua tangannya terpotong karena kecelakaan. atau anda pun mungkin pernah melihat sendiri ataupun membaca kisahnya nyata dari seorang yang cacat kaki dan tangannya yang berwirausaha dirumahnya dengan membuka reparasi alat-alat elektronik yang menggantikan fungsi tangan dengan mulutnya. Pelajaran berharga dari tipe orang2 yang sangat tegar diatas tidak memberikan celah sedikitpun bagi orang yang "normal" (tidak cacat) untuk beralasan untuk mengatakan, aku tidak sanggup,tidak mampu,tidak berbakat dan sejenisnya..........

Lalu apakah yang menghalangi kita untuk terus berusaha? dan untuk berwirausaha ? apalagi bagi mereka yang sampai saat ini terus mengangur menunggu lamaran pekerjaannya diterima.. jawabanya adalah yang menghalangi kita untuk melangkah adalah diri kita sendiri tepatnya pola pikir kita yang membatasi kemampuan potensi diri yang sangat besar,potensi diri yang dikekang sebelum diberi kesempatan untuk berkembang. Bagaimana tidak? kata-kata seperti lain kali saja,bukan bakat saya,tidak punya modal,takut rugi,takut gagal dan kata-kata sejenisnya yang lumrah keluar dari mulut kita sebelum kita mencoba atau memulai usaha tertentu yang akhirnya akibat persepsi diatas, kita tidak punya keberanian untuk melangkah dan memulai suatu usaha dan rela bertahun -tahun hidup banyak rencana dan ide-ide tanpa action untuk mewujudkannya.


Kalau anda termasuk orang yang punya ide-ide usaha,insting bisnis,inovasi bisnis atau apapun namanya, cepat-cepatlah direalisasikan,dan jangan menganggap ide-ide yang ada diotak anda itu orang lain tidak memilikinya, itu suatu kesalahan besar. Percayalah bahwa ide anda itu kalau tetap disimpan diotak anda dan ditunda-tunda untuk direalisasikan maka jangan kaget kalau besok,minggu,bulan dan tahun depan ide anda itu sudah direlisasikan orang lain sehingga anda akan menyesal dan berkata " coba kalau dari dulu-dulu sudah aku mulai mungkin aku sudah berhasil seperti orang itu".Dalam hal ini sayapun pernah mengalaminya, bagaimana dengan anda?....


Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi....

Friday, July 27, 2007

*INVESTASILAH UNTUK PENGETAHUAN ANDA*

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Didalam kehidupan sehari-hari sudah biasa kita menemukan hal-hal yang kadang meragukan kita untuk besikap,bahkan takut mengambil resiko dan cenderung menghindari masalah yang kita hadapi contohnya kalau dirumah kita tiba-tiba lampu padam dan tercium bau terbakar,dari gejala ini aja kita pasti tahu sebenarnya ada hal yang tidak beres di rumah kita dan perlu tindakan segera,...Bagaimanakah respon anda dalam menghadapi masalah ini?...pasti Actionnya berbeda-beda, ada yang gugup dan mengeluh,ada yang berinisiatif untuk mengambil tindakan memperbaiki dengan "try and error" (walaupun hal ini sangat beresiko),ada yang langsung memanggil teknisi listrik yang memang sudah ahli dan pekerjaannya,dan ada juga yang langsung ditangani sendiri dengan tenang dan percaya diri bahwa dia mampu untuk menyelesaikannya karena berbekal pengetahuan listrik yang selama ini ia punyai.Itu hanya gambaran dan ilustrasi dari kehidupan sehari-hari yang menggambarkan pentinganya kita memiliki "pengetahuan",minimal dasar-dasar dan prinsif-prinsif nya, kalaulah itu memang bukan bidang kita,jadi wajar saja kalau orang yang tak pernah bersentuhan dengan masalah teknik kelistrikan dan tidak pernah dan tertarik mempelajari dasar-dasar kelistrikan akan takut untuk menyentuh dan menyelesaikan masalah itu.

Bagaimana halnya dengan dunia bisnis dan investasi?.....jawabanya: kurang lebih kondisinya sama, dan pasti dialami dan dirasakan oleh mereka yang akan terjun dalam dunia wiraswasta dan investasi bahkan mereka yang sudah terjun dalam dunia bisnis sekalipun.untuk itulah alangkah baiknya sebelum terjun ke dunia investasi dan bisnis,atau melebarkan dan memperbesar jaringan bisnis ke bidang-bidanglainya kita "berinvestasi dulu untuk otak kita",pada saat ini harga anda tidak lebih murah dari pesaing anda dalam jangka waktu lama. Anda juga tidak bisa jauh lebih baik dari orang lain dalam jangka waktu yang lama, jadi kita harus sadar bahwa pengetahuan adalah kunci bagi keberhasilan bisnis.

Bentuk investasi pengetahuan (otak)bermacam-macam diantaranya adalah buku,dalam anggaran kita atau badget bulanan kita harus menyisihkannya untuk membeli buku-buku karena sekarang buku itu sudah bergeser pada suatu kebutuhan karena buku tersebut bukanlah hanya untuk konsumsi para mahasiswa,guru,dosen atau hanya terbatas pada waktu tertentu saja misalnya waktu kita kuliah dulu saja, karena kalu kita sudah terjun dalam dunia bisnis efek buku itu akan terasa sangat besar dan akan terasa langsung perubahan nya didunia nyata yang kita alami,beda saat kita kuliah dulu yang cenderung berupa "teori" karena apa saja yang tertulis dibuku itu tidak kita praktekan dalam bentuk nyata.Makanya tidak heran pengusaha sekelas Bradly Sugars saja yang jelas pengalaman bisnisnya sudah tidak diragukan lagi mengatakan dan menantang anda " Anda harus membaca...membaca...dan membaca...Anda tidak mungkin membaca terlalu banyak ,Saya sudah membaca 700 buku mengenai bisnis, berapa banyak buku yang sudah anda baca?"...........


Investasi berikutnya adalah menghadiri seminar bisnis,ini sangat disarankan buat kita sebagi pelaku-pelaku bisnis,maupun yang akan terjun ke bidang ini tujuannya kita bisa menghemat waktu,pengalaman,ilmu yang nyaris instan kita dapatkan dari pembicara yang memang sudah berpengalaman,pelaku bisnis itu sendiri dan sangat ahli dibidangnya.Karena dari pembicara ini kita akan mendapatkan motivasi,tips2 jitu,trik yang kadang kita tidak dapatkan dari buku-buku atau bangku kuliahan sekalipun,tidak hanya kita akan mempelajari hal-hal luar biasa yang dapat langsung diterapkan dalam usaha dan bisnis kita kita juga akan menerima motivasi yang besar untuk membantu kita melewati masa-masa sulit, baterai anda akan di isi ulang dan anda akan menemukan tempat yang luar biasa untuk membuat jaringan bisnis.


Carilah instruktur untuk diri kita sendiri,kalau kita menjadi member fitness center maka disana kita akan menemukan seorang instruktur yang sudah pakar dalam mengolah raga, dari masalah otot dan gerakan-gerakannya,latihan beban dan batasannya, titik fokus beban latihan pada bagian tertentu tubuh kita,frekuwensi latihan bahkan sampai jenis makanan yang harus kita konsumsipun mereka akan menjelaskannya dengan detail,bukan hanya itu mereka juga akan mengevaluasi perkembangan anda dari hari-kehari sampai target anda tecapai dalam mengolah raga.Begitu juga dengan instruktur bisnis adalah seseorang yang sudah berhasil dalam bisnis, belajarlah dari orang sukses atau pemenang,bukan dari pelaku bisnis yang tidak berhasil, Pikirkan instruktur dan penasehat pasti berada di sekeliling kita, bisa bintang olahraga,wirausahawan,tokoh2 dan sebagainnya.

Selanjutnya adalah investasi dengan mengikuti club bisnis,assosisi,perhimpunan,dan komunitas bisnis tentunya semuanya di sesuaikan dengan kemampuan kita dan kemapanan bisnis kita, misalnya bagi kita kelas pemula ikutilah komunitas gratis yang manfaatnya dahsyat seperti TDA,karena TDA ini sesuai dengan kemampuan kantong kita karena gratis dan targetnya bagi pengusaha pemula,kalau untuk klub bisnis pemula tapi ada uang "ongkos beljarnya" seperti EU milik pak purdie pemilik primagama. kalau bisnis terus maju dan besar sehingga sudah sanggup mencapai profit 11 digits keatas mungkin anda bisa bergabung dengan business club se kelas " XL " dan sejenisnya,tapi apapun dan dimanapun posisi kita saat ini jangan pernah melewatkan dari peluang ilmu,sharing pengalaman,motivasi,dan silaturahmi yang didapat dengan bergabung komunitas bisnis atau business club.karena pengaruhnya yang luar biasa dan dapat membuka pikiran anda tentang bagaimana berbisnis yang sebenarnya.

Dan ininvetasi yang murah tanpa modal sama sekali adalah " OPEN MIND", ini adalah bentuk investasi juga, walaupun bentuknya tidak kelihatan tapi pengaruhnya sangat besar pada perubahan diri kita,kalau kita cenderung menjadi pribadi yang tertutup,kaku dan tidak suka mendengarkan yang berbau koreksi dan teguran serta merasa cukup dengan ilmu yang kita punya atau membatasi diri hanya dengan persepsi sendiri maka peluang dan kekayaan ilmu pengetahuan ,bisnis dan pengalaman-pengalaman orang orang hebat yang melimpah ruah diluar sana tidak akan menjadi milik kita.Sikap Open mind adalah fasilitas untuk merubah diri menjadi lebih baik dengan tetap merujuk pada rambu-rambu,norma dan agama yang kita anut,karena open mind yang kebablasanpun akan menyebabkan menelan mentah-mentah setiap ide,usalan,dan pikiran manusia tanpa pertimbangan dan saringan kebenaran.

Semoga bermanfaat.....

Thursday, July 26, 2007

KERJA KERAS DAN KESUKSESAN

TENTANG KERJA KERAS

Kami sekeluarga, pernah mempekerjakan seorang pembantu rumah tangga, yang kebetulan tetangga kami sendiri, sebagai tenaga pencuci pakaian. Selama belasan tahun, ia bekerja pada keluarga kami dan beberapa keluarga lainnya secara bergiliran, dengan penuh dedikasi dan kesetiaan.

Beberapa tahun yang lalu, ia pensiun karena kendala fisik yang dialaminya. Tangan dan kakinya tak lagi mampu bersentuhan dengan dinginnya air untuk lebih dari beberapa menit saja. Setiap kali tangan dan kakinya tersaput air, ia akan merasakan ngilu yang sangat luar biasa, tak hanya di tangan dan kakinya, tapi juga di seluruh tubuhnya.

Sebagai pekerja super keras, Saya melihatnya sebagai contoh yang sangat nyata. Kendala fisik di atas sebagai muara dari kerasnya ia bekerja, adalah sebuah ironi tentang fenomena kerja keras.

Apakah setelah semua itu kehidupan fisiknya juga berubah? Kecuali tentang penyakit encok dan rematiknya itu, tidak ada. Penghasilannya selama ia bekerja hanya cukup untuk hidup hari demi hari.

Saat ia memutuskan untuk pensiun, pakaiannya tetap sama seperti saat ia memulai profesinya dahulu. Begitu pula rumahnya, tetap sebuah pondok berdinding kayu dengan segala perabot yang sama. Begitu pula dengan warung pecelnya, tetap seperti semula, bermeja reot berbangku reot, beratap terpal plastik yang itu-itu juga.

Bagaimanakah fenomena ini bisa terjadi? Mengapakah seseorang yang telah bekerja sedemikian keras di sepanjang hidupnya, tetap jua tak mengalami berbagai kemajuan dan peningkatan dalam kesejahteraan?

Lihatlah sekeliling Anda, Anda juga pasti akan menemukan banyak fenomena yang sama. Bagaimana dengan Anda sendiri? Mungkin Anda sudah membanting tulang setengah mati sepanjang hidup Anda. Kemudian, Anda menyadari bahwa keringat dan air mata yang bercucuran sekian lama, tak jua membuahkan peningkatan dalam kesejahteraan. Ya, sangat mungkin Anda "bernasib" seperti itu.

Bagaimana dengan ini?

Seorang Bill Gates drop out dari sekolah hukum ternama, tapi kini justru menjadi orang paling kaya di muka bumi. Akankah ia tetap menjadi orang paling kaya sedunia, jika ia tidak drop out? Saya yakin tidak. Sebab sebagai sebagai pengacara, sepopuler dan setop apapun ranking bisnisnya, tetaplah "pasarnya" lebih kecil dari dunia IT. Dan itu, tak akan membuatnya jadi orang paling kaya sedunia.

Seorang Aa Gym, yang "tak pernah" mengenyam bersekolah di pesantren, kini memiliki pesantren yang terhitung paling besar, sekaligus juga menjadi konglomerat bisnis.

Atau bahkan ini?

Seorang Rasulullah SAW, adalah pebisnis tulen sebelum menjadi Rasul. Saat menjadi Rasul, ia tidak lagi berbisnis. Apa yang terjadi? Setengah wilayah bumi kemudian menjadi "miliknya", separuh kekuasaan di muka bumi "berada di tangannya", dan setengah dari kekayaan dunia "berada di dalam genggamannya" .

Pernahkah Anda melihat orang yang santai bekerja, tapi kemudian kaya raya? Pernahkah Anda melihat seseorang, yang hanya bekerja empat jam sehari dan dua hari dalam seminggu, tapi berpenghasilan jauh lebih besar dari orang lain yang pontang-panting dan babak-belur lebih dari empatpuluh jam seminggu? Hoki? Nasib? Atau bisnis ideal?

Perhatikanlah bagaimana seorang konglomerat di dalam kesehariannya. Sangat mungkin, Anda akan melihat mereka begitu santai dan rileks. Waktu kerjanya mungkin akan sama seperti Anda. Begitu pula dengan jam tidurnya. Jika Anda bekerja pada mereka, sangat mungkin Anda justru bekerja lebih keras dari pada mereka.

Saat mereka memiliki satu perusahaan, jatah waktunya untuk berbisnis pada perusahaan itu mungkin delapan sampai enambelas jam. Saat punya dua perusahaan, waktunya untuk satu perusahaan mungkin akan berkurang menjadi setengahnya.

Saat punya empat perusahaan, mungkin waktunya untuk satu perusahaan hanya tinggal dua sampai empat jam saja. Dan saat perusahaannya sudah mencapai ratusan, maka bisa jadi mereka hanya punya waktu lima sampai sepuluh menit untuk setiap perusahaan.

Pada intinya, peningkatan di dalam kesuksesan dan kemajuan di dalam bisnis, justru berasosiasi dengan makin sedikitnya waktu mereka untuk semua upaya. Mereka makin sedikit bekerja, tapi justru makin sukses dan makin kaya.

Bagaimana ini?

Bagaimanakah Anda bisa memahami fenomena paradoksial seperti itu? Mengapakah ada orang yang bekerja keras dan makin keras, tapi nasib baik justru makin jauh berlari? Sebaliknya, mengapakah ada orang yang lebih santai, malah makin sukses dan makin sukses lagi?

Bapak dan Ibu sekalian yang budiman, apa yang akan Anda baca berikut ini, adalah ringkasan dari sebuah buku yang berjudul "The (Shocking!) Truth About Action". Di dalam judulnya ada kata "shocking". Itu bukan gertak sambal. Sebab, apa yang diulas di dalamnya, memang benar-benar akan mengguncang apapun yang Anda yakini selama ini tentang kesuksesan.

Pada sub judulnya, bahkan dikatakan kurang lebih begini,

"Ini semua adalah tentang bagaimana dan mengapa, nyaris segala yang Anda terima sebagai bahan pelajaran, di sepanjang hidup Anda, di sekolah, di rumah, dan di manapun, dari guru manapun, justru membangun tembok besar yang makin tinggi dan tebal, yang menjadi penghalang utama Anda mencapai kesuksesan."

Bapak dan Ibu sekalian yang budiman, ulasan berikut ini bisa memperjelas berbagai fenomena di atas. Dan seperti yang sudah Saya ingatkan, semua ini sangat mungkin bisa membuat Anda mengalami shock berat.

KESALAHAN MENDASAR TENTANG ACTION

Kesalahan itu adalah, Anda sudah terlanjur meyakini - di sepanjang hidup Anda - bahwa Anda akan mencapai apapun yang Anda inginkan dengan melakukan tindakan. Alias, Anda meyakini bahwa untuk mencapai sukses, Anda harus bertindak.

Inilah kenyataannya:

Keyakinan Anda itu justru menciptakan yang sebaliknya.

Dalam konteks ini, Anda telah menomorduakan kekuatan pikiran. 90% orang, ternyata bertindak dalam rangka mengkompensasi berbagai bentuk pemikiran yang tidak tepat.

Maksudnya, nyaris setiap tindakan yang Anda lakukan selama ini, adalah didorong oleh motivasi untuk struggle. Untuk selamat dan untuk survive.

Artinya:

Nyaris setiap tindakan yang Anda lakukan, sumbernya adalah ketakutan, kekhawatiran, dan keragu-raguan.

Dalam hal ini, Anda telah memaksa pikiran untuk terealisasikan dalam bentuk nyata melalui berbagai tindakan. Jika keputusan Anda untuk bertindak lebih dominan, maka apa yang akan menjadi fokus Anda adalah doing. Dan Anda menjadi lupa akan satu hal, yaitu being.

Apa yang akan tercipta dari pemikiran seperti itu, adalah sesuatu yang menyimpang dari tujuan awalnya. Anda merasa akan berbahagia dengan menjadi kaya. Tapi yang tercipta adalah; Anda memang menjadi kaya, tapi tidak berbahagia.

Being, adalah syarat pertama dan paling penting di dalam proses penciptaan.

Ketahuilah bahwa segala sesuatu diciptakan dua kali. Pertama dalam bentuk blue print, dan kedua saat direalisasi menjadi nyata.

Sebuah bangunan diciptakan dua kali, pertama saat di atas kertas dan kedua saat pembangunan fisik. Di atas kertas, arsitek bangunan itu tidak akan pernah menggambarkan proyeksi bangunan, dengan asumsi bahwa bangunan itu akan segera roboh.

Saat Anda menggambar "blue print" di dalam kepala, Anda bisa menggambarkan diri Anda sebagai orang yang super kaya misalnya. Tentunya, Anda tidak akan pernah menggambarkan bahwa di samping kekayaan itu, diri Anda juga tidak berbahagia.

Jadi, semuanya harus dimulai dengan being pada saat ini juga. Mulailah dengan berbahagia. Peganglah itu dengan kuat. Setelah itu, barulah Anda mulai melangkah untuk memanifestasikan bahagia dalam bentuk "menjadi orang kaya". Bukan sebaliknya, "pokoknya Saya mau kaya!" dan menomorduakan bahagia.

Bukankah urutannya adalah being, doing, baru kemudian having?

Ingatlah bahwa kaya tidak sama dengan bahagia. Untuk keduanya, Anda akan mengejar "having". Kaya sekaligus bahagia. Kaya boleh nanti, tapi bahagia? Rugi besar jika Anda menundanya. Dan jika Anda menundanya, maka ia akan segera terlepas dari Anda seumur hidup. Anda akan kaya, tapi Anda tak akan pernah berbahagia. Mengapa demikian?

INILAH RAHASIANYA

Bukanlah tindakan Anda yang menciptakan sesuatu, tapi niat Anda.

Anda akan bisa meminimalisir tindakan Anda (sehingga Anda lebih santai dan rileks), dengan berfokus pada semangat dan cita-cita - yang dibentuk oleh niat, sampai Anda merasa sudah waktunya untuk bertindak. Sehingga, tindakan itu nantinya tidak dilakukan dengan drive rasa takut, kekhawatiran, dan keragu-raguan. Saya pribadi menyebut ini dengan konsep "TUNGGULAH GONGNYA".

Bagaimana supaya kita bertindak setelah bunyi "gong" dan tidak mendahuluinya?

Fokuslah pada apa yang Anda inginkan, dan bukan pada apa yang tidak Anda inginkan.

Dengan fokus itu, Anda akan tahu kapan harus bertindak. Dan saat tindakan itu dieksekusi, maka semuanya akan terasa ringan dan tidak menjadi beban.

Di titik itulah, Anda akan berangkat dari titik departure yang benar, yaitu bertindak bukan dengan dasar rasa takut, khawatir, ragu, atau bahkan hanya sekedar ingin cari selamat alias struggle, melainkan dengan dasar semangat, cita-cita, dan enjoyment. Maka, seluruh alam semesta akan mulai mendukung Anda, dan memberi jalan yang mulus di hadapan Anda.

UJI KELAYAKAN SEBELUM BERTINDAK

Jika Anda sudah fokus pada semangat dan cita-cita, tapi Anda masih merasa grogi dan tidak percaya diri, Anda belum siap bertindak.

Jika Anda paksakan, semua tindakan Anda akan berubah menjadi beban. Padahal, Anda bisa bertindak tanpa beban, tanpa penghalang, dan tanpa rasa sakit. Sesungguhnyalah, Anda bisa bertindak nothing to lose. Alias Ikhlas. And that's fun of course.

Mendasarkan diri semata-mata pada tindakan, adalah tidak tepat. Tindakan Anda harus dibarengi dengan rasa tanpa beban. Menyenangkan dan nothing to lose. Hanya itulah yang akan membuat lingkungan dan alam semesta mendukung Anda.

Anda harus memperbaiki konsepsi tentang "no pain, no gain". Mengapa? Karena "pain" Anda semestinya berproporsi benar. Memang harus ada "pain", tapi itu tidak berarti bahwa semua bentuk "pain" harus Anda alami terlebih dahulu. "Pain" Anda haruslah worthed dengan "gain" yang Anda cita-citakan.

Jika Anda salah memahami konsep "no pain, no gain" ini, maka tindakan Anda hanya akan berbentuk struggle dan cari selamat saja.
Dan:

Anytime You are struggling, You are miscreating.

Jika Anda bertindak untuk struggle dan cari selamat saja, maka Anda akan sangat fokus pada "menghindari sesuatu". Ketahuilah, "sesuatu" yang Anda hindari itulah yang justru akan Anda dapatkan!

Ini menjelaskan fenomena masyarakat miskin di berbagai belahan dunia, yang terus bekerja keras siang dan malam, tapi nasibnya tidak berubah. Mereka, sebenarnya bisa merubah nasib dengan "hanya" merubah niatnya.

Bukankah Anda juga melihat, mereka yang tadinya di bawah, memang terbukti berubah nasibnya dengan merubah niatnya? Lihatlah perubahan nasib pengrajin, yang tercipta karena pergeseran niat dari "mencari sesuap nasi" menjadi "berbagi keindahan". Lihatlah pemenang Kalpataru. Lihatlah penerima penghargaan UKM. Lihatlah fenomena Grameen Bank. Mereka, telah merubah nasibnya dengan merubah niatnya.

Apa berikutnya?

Tindakan itu perlu, tapi ketahuilah bahwa tindakan adalah komponen terakhir di dalam proses penciptaan.

Tindakan tidak dapat dijadikan sebagai inisiator dari hasil. Inisiasi adalah fungsi dari being, thought, baru kemudian action. Dengan kata lain, inisiatif-lah yang menentukan hasil. Maka, di sini Anda mungkin perlu memperbaiki konsep tentang inisiatif. Inisiatif bukan hanya ide. Inisiatif adalah paket lengkap dari being, thought, dan action. Inisiatif akan menciptakan vibrasi.

Alam semesta ini adalah vibrasi. Setiap atom dan molekul alam semesta bervibrasi. Atom dan molekul di tubuh Anda juga. Pikiran Anda juga. Pikiran Anda punya frekuensi listrik seperti juga gelombang radio. Dan teori modern telah membuktikan bahwa gelombang itu termanifestasi secara fisik sebagai atom, molekul, dan partikel. Alias, punya bentuk materi juga.

Di dalam alam semesta ini, segala sesuatu diciptakan untuk bisa saling harmoni sehingga seimbang dan tidak hancur. Dengan harmonisasi vibrasi itu, alam semesta bergerak dan berubah. Dengan harmonisasi itu berbagai proses penciptaan lanjutan berlangsung. Termasuk, apapun yang menjadi cita-cita Anda, baik fisik maupun non fisik.

Maka sebelum bertindak, bertanyalah terlebih dahulu pada diri Anda sendiri:

"Bagaimana Saya bervibrasi, harmoniskah dengan vibrasi alam semesta?"

"Sesuaikah dengan tujuan dari penciptaan diri Saya?"

"Sesuaikah dengan tujuan dari penciptaan alam semesta?"

Bagaimana Anda bisa mengetahui dan mengatakannya? Anda bisa mengetahui dan mengatakannya dengan bertanya pada perasaan Anda. Lebih tinggi lagi, bertanyalah kepada nurani dan kalbu Anda.

Apa yang Anda rasakan, akan menentukan apa yang akan Anda tarik.

Dengan hanya berfokus pada apa yang Anda inginkan sesuai perasaan, nurani, dan kalbu Anda, maka alam semesta akan menciptakan satu set situasi dan keadaan khusus, di mana Anda akan bisa bertindak dengan ringan dan tanpa beban, dengan sebuah jaminan akan kesuksesan.

Setting situasi dan keadaan khusus itu, pasti tercipta bersama dengan apapun yang menjadi niat Anda. Alias, setting itu netral sifatnya. Begitulah hukum universalnya.

Dengan kata lain, semudah Anda jatuh, gagal, dan tidak sukses, semudah itu pula sebenarnya, Anda bisa bangkit, berhasil, dan menuai sukses, tanpa perlu terlalu ngoyo dan tergopoh-gopoh, apalagi kemaruk.

KESIMPULAN

Hasil Anda tidak ditentukan oleh tindakan Anda. Hasil Anda, ditentukan oleh niat Anda.




Sumber artikel dari
Ikhwan Sopa
Trainer E.D.A.N.





------------ --------- --------- ---

Monday, July 23, 2007

MY BUSINESS

Rekan Netter,pengusaha dan pembaca yang budiman...

Posting kali ini mungkin ada baiknya memperkenalkan business yang saya jalani yang sebelumnya posting-posting saya hanya bertemakan motivasi dan investasi. Tujuan posting kali ini agak lain karena isinya selain promosi juga untuk menjalin kerjasama sengan pihak yang tertarik dibidang ini (alat kedokteran).

Bermula dari 2 tahun yang lalu antara saya dan adik saya (Ahmad Taufik ST) mulai merealisasikan keinginan memulai usaha/merintis bisnis yang sesuai dengan SDM yang kita miliki, maka pilihan jatuh pada usaha dibidang perdagangan alat-alat kedokteran,seperti X-ray,Ultrasound,ECG,instalasi Oksigen di rumah sakit dan alat-alat lainnya, maka perusahaan kami beri nama. CV.PERMANA PUTRA, alhamdulillah order pun mulai berdatangan walaupun awalnya baru melakukan transaksi belasan juta per item, order datang dari Rumah sakit di jakarta dan sekitarnya,banten,jawa tengah,bali,lampung dan aceh yang rutin melakukan order suku cadang peralatan yang di pesan perbulannya walaupun dalam promosi belum maksimal karena kami belum membuat website usaha ini. Sementara barang2 yang kami jual sebelumnya adalah barang alat kedokteran baru dari berbagai merek dalam negri dan luar negri,dari luar negri alat2 di dominasi oleh product jepang,jerman,korea,china dan USA.

Seiring dengan berjalannya waktu alhamdulillah kini order pun mulai meningkat dan kami sedang menjajaki product yang lebih spesific pada alat2 kedokteran tertentu,target kami tahun ini ingin menjadi sole agent untuk product alat kedokteran merek tertentu dan dari Negara tertentu (insyaallah nanti saya posting stelah "deal" dengan negara produsen tentang jenis product apa yang kami maksud)
Mohon doanya....

Untuk saat ini kami bekerjasama dengan pabrik alat kedokteran dalam negri dan distributor product luar negri untuk penyediaan alat2 tersebut. Untuk bulan ini kami melebarkan jaring untuk menggarap product -product second, yang kami beli dari Rumah sakit-rumah sakit mewah yang akan meng up-grade alat kedokterannya menjadi lebih canggih lagi, Nah product second seperti alat-alat Diagnostic, Ultrasound,X-ray,ECG,Dopler dan CT-Scan inilah yang sedang kami garap stelah kami perbaiki dan jaminan layak pakai sesuai standar yang berlaku di bidang kesehatan. Adapun target pasar kami untuk product ini adalah Rumah Sakit Daerah type C dan D,Klinik Bersalin, Rumah sakit Swasta,dan pihak yang berwenang dalam pengadaan alat-alat kedokteran tapi Budget terbatas untuk pembelian product baru, kalau hal ini menjadi masalah anda maka CV.PERMANA PUTRA bisa dijadikan alternatif untuk penyediaan alat-alat tersebut.

Perkembangan transaksi sampai saat ini alhamdulillah terus ada peningkatan,untuk bulan ini kami mendapatkan tender untuk menyediakan alat CT-SCAN second seharga 1.2 milyard Rupiah mudah mudahan bisa goal.Sekarang dalam tahap negoisasi mohon doanya dari anda semua.

Kerjasama. Bagi anda yang tertarik bisnis dibidang alat ini kita bisa menjalin kerjasama saling menguntungkan dengan system referal dan komisi,contoh kalau anda merekomendasikan pada Rumahsakit,klinik dan sebagainya tentang alat kami dan terjadi transaksi maka prosentasi profit keuntungan yang didapat akan kita berikan sesuai kesepakatan.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi:
Saya sendiri: Fajri Salim. e-mail: Fajar_surya06@yahoo.com, Mobile +9656286816
atau melalui alamat kami:

CV.PERMANA PUTRA. Jl TMII pintu II atas No.127A Cipayung,Jakarta Timur. Fax 021-8415976, Contact person Ahmad taufik ST . Hp;08128097502

Monday, July 16, 2007

BAGAIMANA INVESTASI DI APARTEMEN DAN TEMPAT USAHA ?


Telah banyak sudah buku-buku yang mengulas tentang keuntungan bagaimana dahsyatnya bisnis dan investasi di property,tokoh bisnis seperti: D.Trump, Robert Kiyosaki,Dolf de Roos,Bradley Sugars dan banyak lagi yang lainnya, mereka itu itu telah membuktikan bahwa property memang layak dijadikan "andalan" dalam mendatangkan Cash flow yang sekaligus juga pasif income.

Kalau anda sudah baca berbagai makalah,buku2 bahkan menghadiri seminar property kelas nasional ataupun international kunci keberhasilan tentu ber ujung pada bagaimana mulai melangkah dalam memperaktekan ilmu dan tip2 itu menjadi bagian dari action anda. Pengetahuan,sharing pengalaman tentang investasi property, seberapa banyak seminar property yang telah anda hadiri semua itu hanya akan menghasilkan "Zero investment" kalau anda tidak pernah memulai untuk merealisasikannya apalagi sampai tidak ada "keberanian" sama sekali dalam mewujudkannya.Khusus tentang "keberanian ini" ada sedikit penekanan khususnya bagi pemula seperti kita dalam hal investasi property jangan sampai kita terlalu bersemangat dan terlalu "berani" mengambil investasi property yang harganya diluar jangkauan kita sebelum kita tahu ilmu nya atau how to....nya.

Kita juga harus bijak dalam mensikapinya,tetap hati-hati dalam menilai suatu property,tetap memikirkan batas resiko cicilan dengan cash flow yang akan diterima.Sebagai contoh..kalau kita membeli apartement,kios,toko,ruko dan sebagainya dengan membeli baru ( kta memesannya dan sudah mulai menyicil pada saat bangunannya dibuat) akan beda dengan membeli property yang bangunannya sudah jadi, bedanya disini kalau invest di property komersial yang baru dibangun maka kita harus keluar uang dulu untuk Dp,dan uang cicilanya sampai bangunan itu berdiri dan beroprasi nah masa itulah mau ngak mau kita keluar uang terus sementara pemasukan dari property itu belum ada, otomatis ini merupakan liability bagi kita dan bukan menjadi aset,yang jelas akan membebani budget kita ,lebih berat lagi kalau kita hanya ngandelin gaji semata maka dalam masa ini kita wajib hati-hati bahkan bagi mereka yang sudah punya bisnispun kalau profit bisnis mereka tidak bisa menutupi cicilan investasi property mereka ini juga masalah..masalah bisa merusak pada kondisi kesehatan bisnisnya sendiri.

Adapaun Tentang sistem pembayaran yang biasa dipakai pengembang umumnya yaitu Hard cash,soft cash dan instalment ini bisa kita pilih sesuai dengan kondisi kantong kita setelah dipertmbangkan plus minus nya.

Terus bagai mana kalau kita beli property yang sudah jadi atau second ?.. kalau ini bisa langsung menghasilkan di bulan itu juga, kalau property itu dalam status tersewakan misalnya kita beli kosan atau apartement yang sudah ada penghuninya nah bulan itu juga uang sewa mereka bisa kita pakai untuk bayar cicilan...lumayan khan.?keuntungan lainnya kita tahu prospek property dimasa datang karena kita sudah tahu gambaran jelasnya bangunan apa saja dan bisnis apa saja yang ada disekitar kita juga fasilitas penunjang lainnya seperti station bus way,Rumah sakit,universitas dsb karena denga dekatnya fasilitas tersebut itu akan menambah nilai jual pada property kita.

Beda lagi kalau kita beli property baru yang belum jadi disitu kita seolah olah "hanya beli gambar atau maket bangunan" dan ini kita agak kesusahan dalam menentukan kira2 akan strategis atau tidaknya, ramai atau ngaknya pas bangunan udah grand opening dan hari selanjutnya,ini perlu pertimbangan yang lebih dalam dibanding beli property yang sudah tinggal isi alias sudah ada bangunannya.,sementara kunci mendapatkan cash flow positif dari investasi di property baru ataupun second adalah lokasi,lokasi dan lokasi salah dalam memperhitungkan ini kitapun akan merugi... kalaupun tidak rugi setidaknya harga sewa akan kurang dari pasaran, misalnya untuk kios ukuran 6 m2 persegi di lokasi ramai di PGC harga sewa pertahun 30-50 juta.Sementara ditempat lainnya masih di lantai yang sama ukuran kios yang sama serta beli dengan harga yang sama harga sewanya 20 juta pertahun.Kalau untuk apartemen biasanya disamping lokasi yang dekat kemana-mana juga dalam memilih unit apartement para penyewa akan tertarik pada unit apartement yang view nya misalnya lapangan golf,taman kota,gunung atau "city view " beda lagi dengan view tembok atau bangunan gedung lain maka nilainya kan lebih rendah, juga lantai biasanya mereka lebih suka tinggal dilantai yang lebih dari 8 keatas karena lebih tenang dan viewnya lebih bagus.


Sebagai gambaran lainnya tentang kios atau tempat usaha, dijakarta sekarang ini banyak berjamuran mall-mall,trade center hampir disemua wilayah kota,kalau anda punya kios di lantai dasar pintu utama biasanya sangat ramai pembeli tapi lokasi lainnya bagaimana? coba anda perhatikan di PGC,DETOS,Taman mini sq,mall ambasador dan lain2 yang tentu saja menjadikan mall jaman sekarang ini adalah biasa,beda dengan saat tahun 1990-2000 an yang mallnya tidak sebanyak sekarang mall jaman itu merupakan tempat yang "Wah" ,..ada ahli property yang mengatakan apakah keberadaan mall di jakarta sudah kelebihan suply dari pada permintaan? sehingga disetiap mall lokasi yang sepi transaksinya masih significan . mungkin itu juga perlu dijadikan referensi untuk lebih hati2 dalam memilih sehingga anda tidak menjadi investor yang minus seperti kalu kita menemukan bagian mall yang sepi sehingga toko atau kios yang buka disitu tidak sanggup untuk bayar sewa,service charge dan sebagainya sementra harga kios di mall- mall yang saya sebutkan tadi harganya berkisar 300 jutaan ke atas untuk ukuran 5-6 m2.

Gambaran diatas adalah bentuk "warning" bagi investor pemula, tapi anda jangan mundur dengan peringatan diatas,justru kita jadi tau trik2 tips2,pengalaman kalu kita sendiri sudah mencobanya...kalau kita baru bisa berkata "kata si A bisnis property begini..begini...begini...tapi si B begitu...begitu....nah anda pasti bimbang,ragu,dan ngak jadi kalau hanya mendengarkan kata orang yang masing2 beda pendapatnya, karena orang disekitar kita itu ada yang memotivasi ke arah positif juga da yang ke arah negatif , ini tergantung anda bagaimana mencernanya dan mensikapinya.Kalau kita bijaksana dalam menilai,punya pengetahuan tentang property itu sendiri,Terbuka untuk sharing pengalaman,dan ilmu2 dari pakar property dan pelaku investasi property maka resiko itu dapat diminimalkan...sebagai kabar gembira property masih bisa jadi andalan adalah property bisa dijadikan jaminan/agunan modal untuk mengembang biakan property berikutnya walaupun property inda katakanlah kurang strategis.

Bahasan diatas adalah cara investasi untuk seklelas kita dan baru tingkat pemula,kalau trik dan tips lanjutan yang dipakai para investor property di australia ,amerika dan eropa yang sekarang adalah cara" Zero Down payment "dan OPM lainya yang digunakan dalam investasi property bisa kita pelajari sambil jalan dan disesuaikan dengan kondisi kita,negara kita dan peraturan pajak dan sebagainya karena beda negara tentu beda regulasinya..yang jelas bagi kita mari kita terus investasi sesuai kemampuan kita dulu yang penting action,besar kecil nya tidak masalah sambil terus menggali ilmu,dan mempraktekannya dan tetap mengacu dan merujuk pada norma-norma agama kita sebagai "Buffer " supaya kita tidak ke bablasan mengejar harta dengan menghalalkan segala cara.

Semoga bermanfaat...........Selamat mencoba dan sukses selalu.

Saturday, July 14, 2007

Kisah Sukses " Raja Kapal Tanker"

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Tadi malam saya membaca buku tentang kisah-kisah orang yang sukses dalam bisnis, tujuannya tentu saja untuk kita terapakan pada peraktek bisnis yang kita jalani,kita bisa mengambil pelajaran dari kisah mereka bagaimana bangkit dari keterpurukan yang tidak dialami mereka hanya sekali saja tetapi ada yang sampai berturut turut dan terus berulang-ulang, tapi mereka itu tetap bangkit dan bangkit lagi seperti tak mengenal istilah putus asa dalam memulai dan merintis bisnisnya,ketekunan,semangat,gigih,tahan banting dan tetap ber jiwa optimis itulah sifat mereka yang pada akhirnya mereka mencicipi dan mencapai cita2nya dan mewujudkan mimpi-mimpinya stelah menempuh perjalanan bisnis yang pada sebagian mereka sangat berliku-liku dan sukar dilalui bahkan tidak mungkin tercapai apabila dilakukan oleh orang "biasa" yang tidak punya semangat,target,tekad yang kuat dan visi untuk mewujudkannya mereka itu memang layak disebut Entrepreneur. Dari sekian tokoh bisnis yang saya baca saya tertarik menyimak lebih dalam tentang sosok Aristoteles Onasis yang biasa di juluki "Si Raja Tanker" Aris toteles ini dilahirkan 20 januari tahun 1906 di Yunani tepatnya di simyrna sebuah kota kecil dan makmur di pantai barat Turki. Aristoteles Onasis memiliki kekayaan luar biasa yang di hitung dalam miliaran dollar...tapi bagaimana kisah perjuangannya apakah dengan mudah mendapat kekayaan sejumlah itu?.. marilah kita simak ringkasan kisahnya.

Konon sosok Aristoteles dilahirkan dari sebuah keluarga miskin,yang hidupnya selalu kekurangan. Ayahnya adalah penjaja dagangan buatan sendiri dari pintu ke pintu, dan ibu nya seorang pembantu rumah tangga.Onassis tidak pernah mencoba meluruskan pendapat orang banyak tentang masa lalunya,karena kisah-kisah seperti itu biasanya malah menambah cemerlang aura misteri yang mengelilingi dirinya,ia selalu menyadari pentingnya citra diri seseorang dalam meraih sukses.

Dalam kenyataannya,ayah Onasis adalah seorang pedagang grosir yang berkecukupan dan mempunyai nama sebab ia juga menjabat presiden sebuah bank dan rumah sakit setempat. Namun Onassis bukan ahli waris kekayaan ayahnya atau menjadi kaya karena kekayaan keluarganya. Ia pergi ke amerika serikat ketika terjadi pertikaian keluarga saat berumur 17 tahun, ia membawa bekal $450 dalam sakunya,itupun hanya $250 uang dari keluarganya.Ayahnya enggan memberikan uang sebanyak itu yang baru diberikan pada saat akan terpisah,sebab ia tidak setuju dengan kepergiannya. Ayah dan anak memang tidak pernah akrab suatu hal yang aneh diantara keluarga bangsa yunani.Ayah onassis yang dibesarkan pada sebuah daerah pertanian dengan susah payah mengumpulkan kekayaan,wataknya sangat disiplin dan keras walaupun selalu sadar akan rasa tanggung jawab,ia bukanlah seorang yang dapat di sebut hangat dan menarik.

Segera onassis memberontak setiap bentuk disiplin sejak anak-anak sampai remaja ia banyak menimbulkan keributan dan geger,bagaikan duri di mata ayahnya.Hubungan mereka bertambah rumit lagi karena suatu kenyataan lain, ibunya penelope meninggal ketika onassis berumur enam tahun. Hanya 18 bulan setelah itu ayahnya menikah lagi dengan seorang wanita bernama helen.
Onassis disekolah ia dikenal bodoh suka mencari perkara,mengikuti contoh bayak orang kaya tidak aneh kalau dia di usir dari beberapa sekolah,ia paling sering menduduki ranking terbawah dikelasnya.

Walaupun rapor onassis disekolah jauh dari bagus,bakatnya untuk berdagang dan mencari uang telah tampak sejak dini. Salah seorang temannya yang telah merancang sebuah kitiran kecil,sebuah mainan baling2 sederhana yang terdiri dari baling-baling kertas berpasak jarum yang ditancap pada sepotong kayu.ahirnya temannya berniat menjual produk nya setela buat beberapa buah. " mau kau jual berapa kitiranmu ini? tanya onassis, mm saya tidak tahu, mungkin seharga jarum"..... "dasar bodoh" bentak onassis "kau minta satu jarum sedangkan yang kau jual satu jarum,tambah baling2,tambah kayu belum lagi hitung waktu yang kau perlukan untuk membuatnnya"

Teman onassis mengambil kesimpulan " inilah pelajaran saya pertama tentang keuntungan' pada waktu itu tidak terpikir olehnya bahwa ia sedang mendengarkan pelajaran dari seorang jago bisnis dimasa mendatang.
Sebuah kisah lain menggambarkan bakat bakat bisnis onassis pada masa mudannya ...Pada suatu hari suatu kebakaran terjadi di gedung sekolah dikota tempat kelahiranya.Onassis membeli seongok pinsil bekas kebakaran itu dengan harga murah.Ia menanamkan sedikit modal dengan membeli 2 alat peruncing pinsil.Ia berdua dengan temannya mulai membersihkan bagian pensil yang hangus,kemudian ia menjual pinsilnya kembali kepada temannya di sekolah dengan harga sangat murah namun tetap memberikan untung besar.Mungkin contoh ini biasa saja tapi justru pekerjaan inilah kelak bisnis besar onassis,ia memperbaiki kapal2 laut yang rusak dan membuatnya layak melaut dan menjualnya dengan harga jauh lebih tinggi.waktu terus berjalan sampailah saatnya untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi tapi onassis termasuk yang tidak lulus dan teman2nya menghiburnya" Jangan khawatir Onassis kau lihat nanti semua akan beres,kamu coba sekali lagi tahun depan,kamu pasti lulus.."Bodoh..! jawab onasis "kau kira kira aku akan tinggal saja selamanya disini? dunia ini sempit? saya tidak perlu Ijazah,Pada suatu hari kau akan heran akan apa yang aku lakukan (waktu membuktikan apa yang dikatakan onassis itu dapat diwujudkan)

Ketidak cocokan hidup bersama keluarganya dan tinggal di negarnya ahiranya onasis akan mencoba keberuntunga ke amerika serikat tetapi mengalihkannya ke argentina,dia mendengar cerita bahwa banyak orang yunani yang menjadi kaya disana. ahirnya onassis mendarat di Buenos Aires pada tanggal 21 september 1923.Bawaanya sebuah koper Tua dan uang sebesar $450. Tetapi didalam dirinya dia membawa bekal berharga : Tekad keras,untuk membuktikan pada ayahnya bahwa dia mampu menjadi kaya tanpa bantuan ayahnya.Tanpa gelar diploma dsb,tanpa pekerjaan,tanpa uang dan koneksi orang berpengaruh,onassis terpaksa mulai dengan melakukan aneka pekerjaan kasar. Ia menjadi kenek batu,kuli pengangkut bata pada suatu proyek bangunan,tukang cucu piring di restorant dan akhirnya magang di instalator listrik River Plate United Telephone.Co.Bagi seorang dengan ego yang sehat seperti dirinya,ini bukan prestasi pantas.Beberapa bulan kemudian memulai pekerjaan onassis meminta dipindah ke giliran malam dengan dalih bahwa ia harus mengerjakan beberapa hal di siang hari. Dengan ambisanya yang besar onassis tidak berniat menghabiskan waktunya untuk menyolder kabel,sementara siang harinya juga di selingi dengan bisnis tembakau yunani. Setelah setahun bekerja onassis minta keluar dari United telphone,dan dia ingin mengejar impiannya serta gagasannya dengan membuat pabrik rokok, dia punya modal sebesar $25.000 hasil tabungannya, dengan separuhnya pinjaman dari bank,kepercyaan mulai tampak padanya akhirnya dia memperkerjakan 30 orang yunani imigrant,usahanya dengan cepat berkembang tetapi tidak memberikan keuntungan sesuai harapannya.dan onassis menutup usahanya.Wira usahanya yang pertama gagal onassis tidak kehilangan semangat bahkan sebaliknya dia tambah gigih setelah dia beralih ke bisnis import tembakau dengan keuntungan yang lumayan.

Selama musim panas tahun 1929 pemerintah yunani menaikan pajak dalam beberapa bidang termasuk tembakau,onassis memutusksn untuk menggunakan kesempatan ini untuk kembali ke yunani untuk mencoba mendekati pihak yang berwenang. Mula-mula mentri yang menerimanya memperhatikan kukunya sendiri dari pada mendengarkan permintaan pedagang muda ini,akhirnya dia tiba2 saja ingin menghentikan pembicaraan itu. dan Onassis berkata " Terimakasih kalau kita kapan-kapan ketemu lagi,saya harap anda akan memperhatikan tawaran saya ,saya pikir anda banyak pekerjaan,tetapi tampaknya kuku-kuku jari anda sudah cukup menyibukan.Tangan anda rupanya lebih penting daripada ekspor negri kita". Kata-kata onassis ternyata mengena, sang mentri tampak terkesan dan ia mulai bicara serius dengan onassis,setelah itu hubungan dagang antara yunani dan argentina dibuka.

Akhirnya tahun 1922 menendai suatu keputusan besar bagi kehidupan onassis,kegagalan pertamnya sebagai pemilik kapal tidak membuat dia mundur untuk tetap menanamkan modal di sektor ini. Ia sudah gandrung dengan perkapalan ia tergerak oleh keyakinan bathin bahwa kapal sajalah yang akan membawannya ke jenjang sukses. Maka di kumpulkanlah semua uang miliknya yang waktu itu sudah lumayan,lalu berangkat ke london dan ia baru berusia 26 tahun saat itu.Ia telah dikenal karena reputasinya sebagai seorang usahawan yang berani,apalagi setelah penunjukannya sebagai konsul jendral yunani di Buenos Aires ,namun fungsi diplomatik ini tidak menyita waktunya.

Pasar yang menderita berat akibat jatuhnya pasar modal Wall Steet tahun 1929,memberikan kesempatan baik bagi para penanam modal,Kapal-kapal menjadi murah jauh dibawah harga semula.Langkah paling baik adalah membeli kapal-kapal berusia 10 tahunan,kapal sebesar 9 ton yang semula harganya $1.000.000, kini hanya laku dijual $20.000, kira2 seharga Roll-Royce.Apa yang dilakukan Onassis selagi anak-anak kini akan terulang kembali tetapi barang bekasnya adalah kapal.

Wlaupun kini bisnisnya di london. Onassis membeli kapal pertamnya di montreal .Kedua kapalnya bernama miller dan Spinner,diganti namanya menjadi Onassis Socrates dan Onassis Penelope sebagai tanda penghormatan pada kedua orang tuannya.Untuk mendapatkan untung dalam bisnis perkapalan pentinglah memperhatikan turun naiknya biaya muatan dan membuat keputusan tepat.Onassis mampu dalam hal ini.Lebih dari itu ia seorang yang optimis yang tak pernah mundur,dengan sifat petualang dan keberaniannya ia segera menonjol diantara para pemilik - pemilik kapal yunani lain yang berpangkalan di london karena tidak seperti mereka,ia tidak mempunyai pemikiran tentang krisis ekonomi dan tidak takut menanamkan modalnya.

Sifat lain yang memudahkan jalan onassis adalah kemampuannya mendengarkan orang.Memang keluwesan dan kefasihan bicara memainkan peran penting dalam mengajak orang untuk menerima gagasannya,tetapi tidak banyaklah orang yang tahu benar cara mendengarkan orang lain.Kebanyakan orang kaya yang sukses telah belajar keahlian tersebut sehingga mereka tidak hanya selalu mengerti apa yang diketahui oleh lawan bicaranya,tetapi juga menyesuaikan diri dengan mereka.Demikianlah agar mampu mempengaruhi orang dan mendapat jaminan bahwa mereka akan menolong dalam perjalanan menuju sukses, orang harus mulai dengan mengetahui siapakah yang dihadapinya?

Pada penghujung tahun 1947 ,Onassis melewati ambang lain dalam kariernya yang gemilang. Untuk pertama kali dalam hidupnya ia akan memulai secara sistematis menerapkan prinsif yang di kenal sebagai OPM (Other Peoples Money) dengan meminjam uang ke Metropolitan Life Insurance Company sebesar $40 juta untuk membangun kapal-kapal baru.Sebagai langkah siasat bisnisnya ia menggunakan sebuah perusahaan minyak sebagai mitra.Onassis akan mengangkut minyak mereka dan kontraknya akan tetap berlaku sampai habis waktu utang.Karena perusahaan minyak pada waktu itupun sangat terandalkan,meminjam atas nama perusahaan itu sangat mudah .Dalam arti tertentu badan keuangan meminjamkan uang kepada perusahaan minyak yang kayaitu dalam hubungannya dengan kapal-kapal onassis adalah ibarat seorang penyewa dengan rumah yang dihuninya dengan membayar uang sewa. kalau yang menyewa adalah Rockefeller,tidak menjadi soal apakah atapnya bocor atau bergenting emas. Kalau Rockefeller menyanggupi membayar uang sewanya,siapa saja bersedia memberikan pinjaman untuk mengurusi rumah itu,Keadaan itu berlaku pula pada kapal-kapal onassis, Prinsip ini sekarang lumrah sekali.Prinsip ini adalah dasar segala investasi pembangunan Real Estate .

Kesimpulan: Untuk menjadi Sukses dalam bisnis masing2 orang mempunyai jalan dan kisah sukses yang berbeda beda,ada yang langsung sukses ada juga yang jatuh bangun bertubi-tubi,walaupun berbeda kisah dan perjalanannya tetapi wirausahawaan itu mempunyai kesamaan dalam sifat-sifatnya diantarnya: Maampu berhubungan dengan orang lain,Rasa percaya diri yang tinggi,optimis,Kesulitan dan kemelaratan mendorongnya untuk menemukan sumber dayanya sendiri, kreatif,inovatif,Mengasah jiwa Entrepreneur sedini mungkin.
Semoga kissah ini bermanfaat untuk motivasi,kita ambil sisi baiknya dan lakukan modifikasi sesui kondisi kita juga tetap jaga agar setiap bisnis kita tidak menyimpang dari agama dalam praktek nya.

Fuuuntastic.......






(Disarikan dari: Buku pintar tokoh-tokoh bisnis penerbit intimedia)

Thursday, July 12, 2007

Testimonial Member TDA



Didalam hidup sehari-hari pasti kita mengalami bermacam rytme kehidupan yang sudah merupakan bagian hidup dari kita sebagai manusia , Rytme kehidupan itu yang pasti kita rasakan adalah susah,senang,sedih,bahagia,putus asa,semangat,lapang dada,marah dan sebagainya, itu semua terjadi silih berganti mengisi langkah-langkah kita dalam menjalani hidup yang fluktuatif, dan respon masing2 individu terhadapa rytme kehidupan ini berbeda-beda tergantung daya tahan dan kekebalan masing-masing terhadap masalah yang dihadapinya, ada orang yang yang putus asa,menarik diri,bahkan bunuh diri hanya karena masalah "sepele" menurut versi kebanyakan orang, misalnya di beberapa surat kabar ibukota kita sering jumpai Si A bunuh diri karena tidak sanggup bayar hutang Rp.100.000 pada tetangganya, atau banyak lagi kisah tragis masalah ekonomi yang ber ujung pembunuhan, yang padahal semestinya menurut kita dan kebanyakan orang umumnya hal itu tidak mesti terjadi... itu kalau menurutpandangan kita....kita juga bisa berkomentar " gara-gara uang 100.000 rupiah aja kok sampai bunuh diri?.. kenapa kita bisa mengatakan seperti itu? ya karena sudut pandang kita yang berbeda, kita mempunyai pandangan uang 100.000 rupiah itu kecil dibandingkan nyawa sendiri, jadi kalau menurut versi kita apa yang dialami si A tadi, itu nyaris bukan masalah sama sekali, tapi bagi sia A hal itu merupakan masalah besar sampai mengorbankan nyawanya. Gambaran diatas tadi berlaku juga bagi kita dalam dunia bisnis dan investasi, bagi pemula dalam dunia usaha yang baru kelas puluhan juta tentu berbeda tingkatan dalam menangani bisnis yang ratusan juta bahkan miliaran rupiah, bagi kita yang biasa investasi property ratusan juta tentu akan berbeda masalahnya dengan orang yang sudah miliaran bahkan puluhan miliar invesatasinya intinya kekuatan daya tahan kita dalam menangani masalah sangat erat hubungannya, dengan pengalaman,pengetahuan,motivasi,inovasi dan jiwa yang positive untuk terus merubah diri ke jenjang yang lebih baik.

Untuk menumbuhakan jiwa yang positive,motivasi yang tetap semangat,pengetahuan yang luas dan sharing pengelaman serta inovasi yang terus menerus maka kita tidak cukup kalau hanya mengandalkan dirikita sendiri saja, membatasi diri kita hanya dengan persepsi kita saja itu aka menyebabkan kita lambat dan cepat frustasi karena manusia sifatnya serba terbatas ada kekurangan juga ada kelebihannya dari masing2 individu, untuk mengisi kekurangan kita dan juga membagikan kelebihan kita maka kita perlu sharing dengan orang lain dan disinilah kita perlu komunitas yang positive yang satu tujuan dengan kita dalam menjalani hidup,bisnis dsb kearah yang lebih bermanfaat,luas dan hasilnya lebih dahsyat...inilah buktinya bahwa kita manusia sebagai mahluk sosial.

Bagi saya sendiri sangat bersyukur dengan menemukan dan bergabung dengan komunitas TDA, yaitu komunitas yang selalu inovative,informatif,agresif dalam mengambil peluang,sangat murah dalam membagi informasi,tips,dan sharing pengalaman apapun apalagi tentang bisnis yang semua anggotanya adalah pelakunya...hal tersebut diatas saya merasakannya sendiri sejak bergabung dengan komunitas ini walaupun belum genap 1 bulan,apalagi mereka yang sudah bergabung lebih dari itu tentu lebih banyak merasakan nilai positive komunitas ini dan lebih banyak lagi sinergy kerjasama dan efek dahsyat yang dirasakanya. Kalau tujuan kita hanya mendirikan usaha atau bisnis semata tentu sayapun sudah memulai usaha itu dan bisnis itu jauh hari sebelum tahu komunitas TDA ini,tetapi bedanya kalu kita menjalankan bisnis sendirian tanpa bergabung dengan komunitas saya merasakan "kering" terasa sempit ruang geraknya dan miskin informasi,sulit ber sinergy serta monoton dan cenderung menurun dalam motivasi. begitu juga dengan anda saya kira banyak diantara anda yang sudah berhasil dan bisnis sudah besar,investasi property nya sudah dimana-mana sebelum menjadi bagian dari komunitas TDA,terus apa alasannya menjadi bagian dari TDA?..kalau alasan saya pribadi saya menyukai sesuatu yang sifatnya dinamis,inovatif,dan jalinann silaturahmi dan kekeluargaan...dimana didalamnya kita bisa saling sharing masalah bisnis dsb dalam nuansa kekeluargaan inilah yang selama ini saya cari dan menemukanya disini di komunitas ini...Kalau masa tahun 1998 lalu saya pernah bangkrut dalam usaha makanan mungkin bangkrutnya saya itu kalau saat itu sudah ada komunitas maka hal itu bisa saya posting di milis untuk dapat solusinya. Alhamdulillah pada akhirnya sayapun mendapatkan juga tempat yang saya anggap sangat sesuai dengan ke inginan saya,karena disini secara pribadi saya termotivasi dengan ide-ide inovative dan target dahsyat yaitu mencapai pendapatan 9,10 dan 11 digits yang di lontarkan pak Roni yuzirman sebagai founderTDA.Terima kasih untuk pak Roni dan semua para founder yang telah merintis komunitas ini dengan support pikiran,fasilitas,serta ide2 cemerlang yang dicurahkannya.

Bagi kita, rekan TDA Mari kita manfaatkan Komunitas Tangan Diatas ini sebagai sarana motivasi dan action yang lebih baik lagi dengan saling memberi dan menerima serta bersama menebar rahmat dan silaturahmi, bagi siapapun anda baik yang dalam proses menuju TDA atau yang sudah full TDA .Bagi rekan yang belum menjadi bagian dari komunitas ini silahkan menjadi bagian dari komunitas ini dan temukan hal2 .....fuuuuuntastic didalamnya.

Friday, July 6, 2007

POTENSI INVESTASI PROPERTY

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Tinggal dan hidup di negri orang memang ada plus dan minusnya,salah satu plusnya mungkin dapat melihat perkembangan negara atau kota2 yang kita lewati....,minusnya juga banyak kurang tahu perkembangan bisnis,property secara langsung dan detail di negri sendiri , mungkin ini hal yang wajar bagi apapun di dunia ini selalu ada faktor positive dan negative nya termasuk dalam hal investasi, ide judul artikel di blog saya ini muncul ketika saya jalan2 melihat perkembangan pembangunan property di kuwait yang terus membangun tak kenal suhu udara, suhu udara nan panas di bulan juli ini tak menyurutkan niat pengembang dan buruh bangunan untuk terus bekerja,menata bahan bangunan menjadi gedung2 bertingkat tinggi, appartement,flat,pusat perbelanjaan dsb. Kalau kita amati dan kunjungi negara-negara sekitar kita di asia, disadari atau tidak semuanya berlomba-lomba dalam membangun property....Tidak percaya ? mari kita lihat mulai dari malaysia yang sukses dengan menara petronas nya yang sanggup menarik wisatawan jutaan per tahunnya.Menara Petronas menara pencakar langit yang punya ketinggian lebih dari 460 m ini menjadikan simbol dan wujud prestasi dan kemampuan kemakmuran ekonomi malaysia ,yang juga mempunyai nilai ganda disamping menjadi icon property malaysia juga sebagai daya tarik bagi para wisatawan untuk berkunjung ke negara jiran tersebut.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Nilai property juga dapat menentukan image suatu negara, dengan melihat peran penentu yang besar ini maka tidak heran kalu perlombaan di bidang pembangunan property terus berlangsung sampai saat ini tanpa seolah-olah memperdulikan ada tidaknya konsumen ,karena mereka(investor property) percaya dan sangat optimis bahwa sektor ini merupakan kebutuhan primer juga sarana investasi yang menguntungkan. Belum lagi di dubai (UEA) yang saat ini sangat agresif membangun kotanya dengan bangunan bertingkat tinggi bahkan sekarang ini sedang dibangun gedung yang akan menjadi gedung tertingi didunia,kemungkinan ketinggiannya akan mencapai 1000 meter namanya gedung " Al-burj" ,belum lagi dengan geliat pembangunan fasilitas gedung perkantoran,appartement dsb hebatnya menurut media setempat bahkan ada satu gedung appartement 40 lantai yang habis terjual semua unitnya dalam kurang dari 5 hari....luar biasa bukan? tapi ngak aneh kalau untuk dubai karena para konsumen dan investornya pun berdatangan dari amerika dan eropa hanya untuk investasi property, kenapa bisa demikian? karena mereka sudah membangun market property yang dipercaya pihak international baik dari segi kualitas,kesetabilan ekonomi,politik serta dengan sistim pembangunannya yang menyeluruh di segala bidang.

Emirates tampaknya sangat berambisi menjadi pusat perdagangan "midle east", fasilitas apapun tampaknya akan di hadirkan disana, lapangan golf ber rumput hijau di tengah gurun sudah ngak aneh disana,wisata laut nya,pantai,internet city,bahkan sedang giat-giatnya menjadi penyelanggara berbagai event international baik olahraga,seminar international,pameran produk,smpai pameran dirgantara untuk peralatan perang pun diadaknya rutin disana, bahkan airportnya dan penerbangan nasionalnya semuanya meraup keuntungan bisnis yang sangat sukses, anda mungkin tahu kalu sering nonton bola pasti ada iklan "fly emirates", maskapai penerbangan yang baru belasan tahun ini sudah masuk jajaran jasa penerbangan 10 terbesar dunia baik dari segi jumlah armada,service dan profit pendapatan tiap tahunnya, coba kita bandingkan dengan garuda(GIA) yang udah berumur puluhan tahun.

Negara lainnya juga qatar, negara kecil kaya minyak ini juga sangat giat membangun, makanya kalau anda ke qatar kadang heran profile kota cepat berubah karena cepatnya frekuensi membangun bangunan tinggi secara serentak disana. Belum lagi di negara seperti China,Thailand,Hongkong apalagi negara2 maju lainnya tentu lebih hebat lagi.

Sementara di negara kita sekarang ini geliat pembangunan property mulai bangkit lagi, terbukti banyak appartement baru yang berdiri,perkantoran,soho,ruko,mall dan fasilitas bisnis lainya khususnya di jakarta mulai terasa lagi denyutnya, yang di ikuti juga oleh banyak bermunculan agen-agen property yang juga sukses mendulang keuntungan contohnya saja dari "calo property profesional" baik lokal maupun brand international seperti century 21 mereka terus berlomba mngejar target keuntungan triliunan rupiah dari sini aja kita tahu bagaimana peluang investasi di property jadi tidak mengherankan lagi kalau bermunculan miliarder-miliarder baru dari usaha dan bisnis property ini yang juga di jadikan kendaraan investasi oleh motivator dunia seperti robert kiyosaki selain membangun business dan paper asset.

Sementara bagi anda yang sekarang masih menjadi pegawai atau karyawan di negara orang (TDB) menurut pendapat saya alangkah baiknya kalau gaji dolar anda itu di sisihakan untuk investasi di property (investasi jarak jauh)seperti rumah strategis,ruko,toko atau kios,appartement sejak sekarng. kenapa property?
alasanya tidak lain dan tidak bukan karena faktor resiko yang relatif lebih aman dibandingkan dengan anda berbisnis dengan mengandalkan orang lain yang mengoprasikan uang anda karena kita punya faktor jarak yang berda jauh dari bisnis kita,disamping itu juga karena merintis berbisnis tanpa pengawasan langsung dari pemilik modal adalah high risk kecuali bisnis tertentu yang sistemnya sudah serba otomatis. Sebagai gambaran untuk appartement seharga 300 jutaan minimal anda akan mendapatkan uang sewa sekitar 20 % per tahun ditambah lagi kalau tempatnya benar2 strategis nilai jualnya kembali akan tinggi,berikutnya Ruko, toko/kios dan rumah strategis intinya pasti berujung ke lokasi-lokasi dan lokasi.Keuntungan investasi di property kita mendapatkan pasif income, intinya beli dan biarkan orang lain yang melunasinya (penyewa) dan surat sertifikatnya bisa di jadikan jaminan.ini semua masih akan berjalan walaupun tanpa kehadiran kita (tidak membutuhkan keahlian khusus untuk mengelolanya) berbeda dengan membikin bisnis sementara anda ada diluar negri dengan mempercayakan begitu saja pada orang lain atau yang anda anggap percaya pada awalnya itu sangat beresiko untuk kerugian, Investasi lah sesuai rencana bisnis anda contohnya : apabila kita merencanakan berhenti atau resign dari TDB, maka tahun-tahun sebelum kita berhenti kita harus fokus pada rencana usaha apa yang akan kita buka pas berhenti nanti,kalau tertarik di bidang perdagangan maka kita mulai beli/menyicil Ruko, kios dsb selanjutanya kumpulkan informasi-informasi dari berbagai media dan buku-buku tentang bisnis yang rencana akan kita jalani,siapkan modal dalam bentuk cash cadangan,dan yang paling penting adalah siapkan mental anda untuk berubah " dari Zona aman" ke Zona mandiri (usaha) yang tentunya berbeda 180 derajat, jadikanlah perpindahan quadrant itu sebagai perpindahan smart dengan perencanaan matang untuk meminimalkan resiko dengan tidak mengurangi dan menunda rencana berubah menjadi usahawan hanya karena faktor siap tidaknya,cukup modal tidaknya karena masalah ini sifatnya subjective.Yang jelas apapun kondisi anda saat ini,dimanapun anda berada mulailah Take Action karena "banyak jalan menuju mekah" kalau anda belum siap jadi full TDA lakukan 1/2 TDA sesuaikan dengan kondisi anda saat ini kalau belum siap di bisnis maka investasi di property yang jelas intinya anda telah "memulai take action", adapun start awal anda besar atau kecil itu bukan masalah,langkah selanjutnya jalani proses,terus ber inovasi mengembangkan bisnis atau property, jalin hubungan dengan komunitas bisnis,open mind,dan terus belajar serta menaikan goal kita ke jenjang yang lebih tinggi seperti kalu di komunitas TDA sekarang ada gebrakan, menuju profit bisnis pertahun 9,10 dan 11 digit..... Selamat mencoba Salam Fuuntastic.

Semoga bermanfaat

Sunday, July 1, 2007

Ternyata saya sangat kaya...

Kita sekarang ini hidup di era modern serba canggih,serba cepat,akurat dan mudah Dengan bantuan teknologi.Maka banyak kita jumpai selogan "Teknologi menjadikan mudah hidup anda" ada juga akan enemukan slogan2 sejenis lainnya "Teknologi membuat hidup lebih nyaman" dsb.....Semua slogan itu tentu saja kita bisa kita terima dan membenarkannya, karena memang pada kenyataannya demikian, sebagai contoh bagaimana hidup dan tinggal dalam ruangan tertutup dengan iklim yang panas seperti timur tengah tanpa AC , panas dan gerah seperti jakarta,naik mobil kejebak macet yang penuh polusi di terik matahari...kebayang tidak bagaimana jadinya kalau mobil kita tak ada pendingin tentu sangat tidak nyaman yang juga akan berpengaruh pada emosi kita yang pada akhirnya marah2,ngomel dsb minimal ngedumel...itu contoh kecilnya,yang lainnya dalam transportasi dulu orang kalau mau pergi ber haji ke tanah suci naik kapal laut yang menempuh waktu sekitar 6 bulan tentu membutuhkan perjuangan yang tidak ringan dalam menempuhnya, semua itu bisa dipangkas waktunya berpuluh2 kali bahkan ratusan kali dengan kehadiran pesawat terbang yang hanya membutuhkan 9-10 jam saja dengan penerbangan langsung,... "memang dunia tidak selebar daun kelor" tapi dunia sekarang lebih kecil dengan kehadiran teknologi.

Kehadiran teknologi yang di hadirkan oleh ilmuan ilmuan brilian tidak hanya pada bidang itu saja,sangat luas dan banyak memang kalau kita sebutkan,tapi teknologi di bidang kesehatan menurut saya sangat menarik untuk disimak karena semakin kita mengenal teknologi itu semakin tambah rasa syukur kita pada allah yang telah memberi jasad dan ruh kita ini...mungkin anda pernah mendengar adanya; jantung buatan,tangan buatan,kaki,transplantasi ginjal,gigi buatan sampai pada wig (rambut palsu) dan sebagainya, kenapa semua alat/benda2 itu hadir? tujuannya adalah untuk mempertahankan hidup,harga diri,atau tujuan kosmetik. Apapapun alasannya yang jelas semuanya akan bermuara pada tujuan umum yaitu mempertahankan fungsi tubuh, untuk mempertahankan fungsi inilah orang yang super kaya sampai yang kelas biasa rela mengeluarkan biaya walaupun termasuk sangat mahal...sebagai ilustrasi ada kisah seorang yang putus asa atas dirinya yang punya kehidupan ekonomi yang miskin... kebetulan orang ini bertanya pada orang yang bijak..

Orang miskin: "Tuhan ngak adil aku dilahirkan dan hidupku dalam keadaan miskin sementara orang disekitarku penuh gelimang kekayaan hidup mereka serba mudah dan penuh kesenangan"

Orang bijak : mmm ... anda punya apa yang bisa anda jual ke saya nanti saya beli.

Orang miskin : Sudah saya katakan saya orang miskin,ngak punya apa2.

Orang bijak ; Kalau gitu jualah tanganmu pada saya, saya akan beli dengan harga 100juta rupiah.kalu jantung dan ginjal lebih mahal lagi....

Orang miskin : enggak bisa pak,! bagaimana jadinya saya kalau ngak punya tangan?.

Orang Bijak : kalau gitu satu jarimu saja saya beli 50 juta.

Orang miskin :Pokoknya saya ngak mau jual apapun yang merupakan bagian dari tubuhku dengan harga berapapun..!

Orang bijak : Tadi anda mengeluh pada tuhan...bahwa tuhan berlaku tidak adil pada anda dengan diberikan hidup dalam keadaan miskin,...sekarang anggota tubuh anda saya tawar dengan puluhan juta bahkan ratusan juta tapi anda tetap tidak menjualnya...apakah anda tidak menyadari bahwa anda itu kaya?...kekayaan yang paling utama adalah diri anda sendiri,kesehatan.Apakah anda tidak tahu banyak orang yang kaya harta jatuh miskin karena hartanya habis untuk berobat,cuci darah,bahkan oprasi cangkok jantung dan ginjal...? jadi syukurilah tubuh anda,kesehatan anda dan jiwa anda karena itulah aset yang tak ternilai harganya.

Orang miskin: Allhamdulillah...terimakasih pak...ternyata saya sangat kaya.

Dialog diatas adalah ilustrasi yang disarikan dari kehidupan nyata,yang ditemukan dari penderita penyakit gagal organ seperti ginjal dan sebagainya,mereka yang menderita gagal ginjal selama hidupnya harus melakukan cuci darah untuk mempertahankan hidup, cara lainnya adalah dengan transplantasi ginjal caranya: ginjal di ambil dari orang lain yang bersedia di jadikan donor atau didapat dengan cara membeli ginjal dari orang sehat dengan cara melakukan oprasi transplantasi ginjal pada rumah sakit khusus yang tentunya sebelum dan sesudah oprasi dilakukan test lab,test diagnostic dan pengobatan dan monitor yang ketat. dinegara2 berkembang seperti,philipina,pakistan,india,egypt bahkan di kuwait sekalipun sudah jadi rahasia umum bahwa ada yang namanya perdagangan organ ginjal walaupun dilakukan suka-sama suka,mereka yang mau jual satu buah organ ginjalnya umumnya karena masalah ekonomi. (karena manusia itu diberikan allah 2 buah ginjal kiri dan kanan).Kalau satu bagian ginjal di ambil manusia masih bisa beraktifitas normal walaupun tentu saja tidak s maksimal kalau mempunyai 2 ginjal.

Semoga tulisan ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk lebih mensyukuri nikmat allah yang tak terhingga yaitu jasmani dan rohani kita yang merupakan "kekayaan diri" pemberian dari allah yang maha kaya......

"Hai manusia,ingatlah akan ni'mat allah kepadamu. Adakah pencipta selain allah yang dapat memberikan rezki kepada kamu dari langit dan bumi? tidak ada Tuhan yang berhak disembah selai Dia, maka mengapakah kamu berpaling?" (QS;faathir:3)