Sunday, July 29, 2007

*MARI BERWIRASWASTA...! "

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Kita di ciptakan oleh Allah SWT sebagai mahluk yang sempurna, baik fisik maupun akal pikiran yang membedakan kita dengan mahluk lainnya, kelebihan akal inilah yang harus kita manfaatkan, juga tubuh kita yang merupakan modal manusia yang merupakan potensi yang tak terkira dan tak ternilai harganya. Kalau kita dalam hidup sehari-hari terutama dalam dunia usaha, maka hal kendala utama yang dikeluhkan adalah "modal" sementara kalau kita gali dalam diri kita dan setiap bagian tubuh kita semuannya adalah potensi dan modal utama untuk memulai usaha,kegiatan dan segala aktifitas di dunia ini.


Kadang kita tidak mensyukuri setiap bagian tubuh kita dan setiap potensi yang selama ini kita miliki, dan kadang kita baru sadar dan mensyukuri pentingnya tubuh yang sehat ketika kita menderita sakit,dan lebih lebih lagi kalau kita melihat sebagian saudara kita yang terkena musibah dan cobaan baik karena,kecelakaan,sakit yang menahun,cacat bawaan dan sebaginya sehingga mereka sampai kehilangan anggota tubuhnya,seperti tangan,kaki dan bagian organ penting lainnya,kalau lah kita termasuk manusia yang normal(tidak cacat) seharusnya bersyukur adalah suatu kesadaran tanpa paksaan,sementara memanfaatkan organ-organ kita yang lengkap untuk kebaikan adalah wujud syukur kita,tidak mengeluh adalah suatu kemestian yang wajar dalam mewujudkan tujuan,Dan kitapun harus malu pada semangat saudara kita yang (maaf)cacat fisik tetapi mempunyai semangat membara dalam berusaha, tidak mengeluh bahkan anti menjadi peminta-minta, coba tengok di sekeliling kita temukan mereka di kampung,didesa,dikecamatan, dikabupaten bahkan dikota-kota besar anda pun akan mengambil pelajaran yang besar dai mereka, mereka boleh jadi cacat fisik tanpa kaki,atau tanpa tangan atau tanpa bagian tubuh lainya, tapi mereka tidak mengeluh dan dipastikan anda akan kalah dengan tekad mereka,cacat yang mereka derita tidak menjadiakn mereka putus asa dan tidak mau berusaha padahal secara kasat mata mereka telah kehilangan modal utama untuk berjalan (kaki)dan tangan untuk tumpuan aktifitas dan coba bandingkan dengan kita yang alhamdulillah di beri kelengkapan jasmani apakah kita masih menjadikan alasan tidak punya modal,bakat, sebagai alasan berusaha,berwiraswasta atau berbisnis ???? ....


Belajarlah dari mereka pedagang asongan yang cacat tanpa kaki yang terus menjajakan dagangannya dikereta api walaupun dengan cara menyeret tubuhnya, saudara kita yang cacat dan merintis usaha dengan melukis gambar pegunungan yang indah dengan kakinya karena kedua tangannya terpotong karena kecelakaan. atau anda pun mungkin pernah melihat sendiri ataupun membaca kisahnya nyata dari seorang yang cacat kaki dan tangannya yang berwirausaha dirumahnya dengan membuka reparasi alat-alat elektronik yang menggantikan fungsi tangan dengan mulutnya. Pelajaran berharga dari tipe orang2 yang sangat tegar diatas tidak memberikan celah sedikitpun bagi orang yang "normal" (tidak cacat) untuk beralasan untuk mengatakan, aku tidak sanggup,tidak mampu,tidak berbakat dan sejenisnya..........

Lalu apakah yang menghalangi kita untuk terus berusaha? dan untuk berwirausaha ? apalagi bagi mereka yang sampai saat ini terus mengangur menunggu lamaran pekerjaannya diterima.. jawabanya adalah yang menghalangi kita untuk melangkah adalah diri kita sendiri tepatnya pola pikir kita yang membatasi kemampuan potensi diri yang sangat besar,potensi diri yang dikekang sebelum diberi kesempatan untuk berkembang. Bagaimana tidak? kata-kata seperti lain kali saja,bukan bakat saya,tidak punya modal,takut rugi,takut gagal dan kata-kata sejenisnya yang lumrah keluar dari mulut kita sebelum kita mencoba atau memulai usaha tertentu yang akhirnya akibat persepsi diatas, kita tidak punya keberanian untuk melangkah dan memulai suatu usaha dan rela bertahun -tahun hidup banyak rencana dan ide-ide tanpa action untuk mewujudkannya.


Kalau anda termasuk orang yang punya ide-ide usaha,insting bisnis,inovasi bisnis atau apapun namanya, cepat-cepatlah direalisasikan,dan jangan menganggap ide-ide yang ada diotak anda itu orang lain tidak memilikinya, itu suatu kesalahan besar. Percayalah bahwa ide anda itu kalau tetap disimpan diotak anda dan ditunda-tunda untuk direalisasikan maka jangan kaget kalau besok,minggu,bulan dan tahun depan ide anda itu sudah direlisasikan orang lain sehingga anda akan menyesal dan berkata " coba kalau dari dulu-dulu sudah aku mulai mungkin aku sudah berhasil seperti orang itu".Dalam hal ini sayapun pernah mengalaminya, bagaimana dengan anda?....


Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi....