Wednesday, August 29, 2007

* HATI-HATI BERINVESTASI DI PROPERTY *

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Apa kabar para pembaca sekalian? semoga kebahagiaan dan kesuksesan selalu menyertai anda semua,sudah lama rasanya tidak menulis di blog lagi,yang biasanya posting rutin 2 kali dalam seminggu maklum kalu tiap hari masih belum sanggup rasanya mungkin jiwa menulis masih belum menjadi darah daging, masalah para blogger tidak akan jauh2 pasti semuanya maklum, seperti masalah di koneksi internet ,komputer diserang virus, ataupun masalah teknis lainnya.kalaupun bukan karena masalah diatas mungkin karena sibuk ...he..he.. yang terakhir ini mungkin alasan klise...tapi jawabannya tergantung kita masing2.

Jujur saja memang saya sendiri belum termasuk yang belum bisa mendisiplinkan diri dalam menulis.

Posting kali ini saya mengambil judal yang "antagonis" tentang property kalau sebelumya tentang potensi,peluang dan hal-hal lain yang sangat menggiurkan dalam ber investasi.tapi bukan berarti dalam hal ini suatu kemunduran,atau property tidak menjanjikan lagi? tapi dalam melihat sesuatu kita harus balance tujuannya supaya tidak terjerumus oleh obsesi kesuksesan... kok bisa?

Perlu diingat setiap investasi apapun pasti ada unsur potensi (keuntungan) dan amputasi (kerugian/bangkrut) termasuk dalam bisnis ada untung dan rugi.

Semua itu masih wajar,kalu kita hanya membicarakan kesuksesan dalam investasi saja tanpa potensi kerugiannya maka kita tidak akan bisa mengenali kegagalan investasi yang akan kita hadapi,sebelum itu kita alami maka kita harus pelajari tips,pengalaman,kisah kisah yang orang yang sukses dan tidak sukses/belum beruntung.

Investasi dalam property seperti rumah,apartement,kios,ruko atau sejenisnya tidak diragukan lagi adalah merupakan kendaraan investasi yang menguntungkan.Tapi....semua itupun bisa berbalik menjadi sangat merugikan ibarat pisau bermata dua....Ok akan saya kasih contoh real nya menurut pengalaman saya dan juga untuk pengalaman lainnya anda bisa lihat di blog pak paif.

Investasi di property yang harus berhati -hati bahakan perlu extra hati-hati yaitu pada jenis property yang masih belum jadi, dalam tahap pembangunan (baru) ataupun masih dalam wujud maket,atau gambar. Contohnya saja kios yang banyak ditawarkan oleh beberapa pengembang yang berjamuran di jakarta dan sekitarnya seperti banyaknya trade center dan mall-mall megah yang menawarkan unit-unit kiosnya.

Kadang iklan yang bombastis,penawaran potensi oleh team marketing,prospek2 masa depan,kemegahan bangunan yang tertuang dalam brosur yang didukung bahasa marketing yang handal sering "membius" kita yang pada akhirnya kita membeli tanpa pertimbangan bahkan tanpa rencana sebelumnya sehingga pas mulai deal dan memilih lokasi kita mulai kebingungan dan memilih lokasi dalam keadaan ragu-ragu,dan anda akan bertanya dalam hati mm...lokasi ini kira-kira rame tidak ya?,prospektif tidak ya? ahirnya kita melihat maket bangunan berulang-ulang dan cenderung tidak tetap pendirian dalam memilih...ini dilemanya berinvestasi pada property baru....kalau anda termasuk orang yang tepat,punya pengalaman sebelumnya dalam investasi dalam jenis ini dan didukung oleh cash flow yang cukup maka efek kerugian bisa diminimalkan. Tapi bagi anda yang baru pertama kali dan baru akan investasi di property sebaiknya pilih property yang sudah jadi, lingkugunganya sudah terbentuk kalau lebih baik lagi yang sudah berjalan. karena kenapa? karena nantinya berimbas pada aliran cashflow anda.

Kalau anda memilih lokasi yang tepat dan pada grand opening dan hari2 berikutnya kios anda ramai,maka ini menjadi investasi yang sangat menguntungkan. Tapi pas ternyata setelah gedung jadi 100% dan kios2 sudah ber oprasi tapi sepi pengunjung..maka disini masalahnya karena anda harus bayar cicilan,service charge bahkan susah mencari penyewa kalau mau disawakan sekalipun,nah kalau hal ini tidak didukung cashflow atau modal keuangan yang cukup anda bisa collaps.dan berimbas pada hutang dan sebagainya,maka berhati-hatilah untuk investasi di property jenis ini.

Untuk meminimalkan Resiko investasi ada beberapa tips yang harus anda ingat:

1.Jangan ikut2an dalam berinvestasi tapi harus disesuaikan dengan kemampuan anda saat ini (cash flow).alangkah baiknya pelajari dulu hal2 yang ada hubungannya dengan property yang akan anda beli.ini untuk jaga2 kalau investasi property kita tidak tidak menghasilkan cash flow positif.

2. Untuk pemula (pertama kali investasi) belilah property yang sudah ada bangunanya lebih baik lagi yang sudah berjalan(ada penyewanya) istilah lainnya menghasilkan uang ketika anda membeli,jangan beli maket atau gambar.kecuali anda punya modal yang kuat,atau kalau masih nekat untuk invest di mall belilah kios di lantai dasar,dekat pintu utama,dekat elevator dan ambil posisi sebelah kanan dari pintu utama (karena pengunjung mall cenderung berjalan kesebelah kanan dahulu). kalau bisa anda lah orang pertama yang memilih lokasi di tempat itu.

3. Jangan membeli karena tertarik property nya tapi transaksinya (dolf de roos)

4. Sebelum anda membeli property baru maka jangan lupa untuk mengetahui developer nya dan track recordnya. karena untuk di jakarta sendiri anda bisa lihat bayak proyek yang terbengkalai dan uang yang sudah masuk dari calon pembeli sangat susah untuk dikembalikan kembali dan cenderung hangus. tanpa pertanggung jawaban.

5. Property second atau yang sudah berwujud bangunannya lebih mudah untuk mengenali prospek keuntungannya,makanya tidak heran para investor property lebih banyak bermain di property jenis ini disamping mendapatkan keuntungan dari harga miring harga dibawah NJOP, juga lebih pasti dalam mendapatkan cashflow terutama pada property dalam status ada penyewanya.

6. Property baru seperti pada kios,mall,apartement,Rumah dsb disamping punya kekurangan juga punya kelebihan kalu memang anda mendapatkan,lokasi,kualitas,developer yang tepat ,karena property baru pada saat dibangun umumnya dijual dengan harga murah dan cenderung melonjak dengan cepat saat fasilitas,sarana pendukung serta lingkungan sekitarnya sudah berjalan dan ramai.

Untuk saran ,coment ,dan sharing pengalaman invest dalam property saya persilahkan...., Semoga bermanfaat bagi kita semua dan dapat meminimalkan resiko kerugian dalam berinvestasi.......salam sukses selalu..

Wednesday, August 15, 2007

* SAAT MENGERIKAN BAGI SEORANG KARYAWAN *

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Salah satu hari yang mengerikan dalam hidup saya adalah adalah ketika saya berhenti bekerja dan secara resmi menjadi entrepreneur. Pada hari itu saya tahu bahwa tidak ada lagi gaji tetap,tidak ada lagi asuransi kesehatan atau rencana dana pensiun,tidak adalagi hari libur karena cuti atau sakit.

Pada hari itu penghasilan saya menjadi nol.Rasa takut karena tidak memiliki gaji tetap merupakan salah satu pengalaman paling mengerikan yang belum pernah saya alami, yang terburuk dari semua itu,saya tidak tahu berapa lama lagi waktu yang dibutuhkan sampai saya mempunyai gaji tetap lagi...mungkin bisa bertahun-tahun. Pada saat saya berhenti bekerja ,saya mengerti alasan sebenarnya mengapa banyak karyawan yang tidak tidak jadi entrepreneur,yaitu karena takut tidak punya uang.....tidak punya penghasilan yang terjamin...tidak mempunyai gaji tetap. Sangat sedikit orang yang bisa bertahan dalam jangka waktu lama tanpa uang.. Tetapi seorang Entrepreuner berbeda,salah satu perbedaannya adalah kemampuan bertahan secara cerdas dan tetap waras tanpa uang.

Pada hari itu juga pengeluaran saya saya melonjak naik. Sebagai seorang entrepreneur saya harus menyewa,tempat usaha,kantor,gudang ,tempat parkir,membayar telpon,makanan,foto copy ,membyar perjalanan,alat-alat tulis,biaya pengiriman produk,brosur,surat dan lain-lain termasuk kopi untuk minum di kantor.Saya juga harus memperkerjakan sekertaris, akuntan,pengacara dan karyawan bagian pembukuan sampai dengan cleaning service. Semua itu adalah merupakan pengeluaran yang dibayar oleh atasan/perusahaan saya untuk saya.Saya mulai memahami betapa mahalnya memperkerjakan saya sebagai karyawan.Saya menyadari bahwa biaya untuk karyawan jauh lebih besar dibanding angka yang tertulis pada slip gaji mereka.

Jadi perbedaan lain antara karyawan dan entrepreneur adalah bahwa entrepreneur perlu tahu cara membelanjakan uang,bahkan kalaupun mereka tidak punya uang.

Anda tahu siapa orang yang curhat tentang hidupnya diatas?.......Saya yakin anda telah mengenal sosok nya yang sudah terkenal di seluruh dunia, dialah Robert Kiyosaki pengarang buku Rich dad Poor Dad,Saya merasa perlu mengutip sebagian tentang kisah proses bagaimana sosok Robert kiyosaki dalam buku terbarunya "before you Quite your Job".Ternyata seorang pengusaha ,motivator dan penulis terkenal sekelas Robert Kiyosaki pun mengalami hal-hal serupa yang telah dialami oleh mereka yang sudah resign dan telah menjadi FULL TDA (entrepreneur), atau bagi kita yang dalam proses untuk Resign untuk beralih kuadran dari karyawan menjadi usahawan.

Apakah sekelumit "true story" diatas malah menyurutkan langkah anda untuk menjadi usahawan?...

Saya yakin tidak,.....justru kita bisa mengambil pelajaran untuk terus melangkah dan melalui tahapan yang telah didahului oleh orang-orang sukses dalam hal finacial,dan juga kita bisa mepersiapkan lebih bijak bagaimana seharusnya kita mulai berhenti dan apa saja yang harus kita siapkan yang disesuaikan dengan kondisi kita dan andalah yang bisa menilainnya sendiri dimana posisi anda sekarang? dan ingat sekali lagi perbedaan seorang karyawan dan entrepreneur adalah "kemampuan bertahan secara cerdas dan tetap waras tanpa uang"


Semoga bermanfaat.....Sukses selalu.

Thursday, August 9, 2007

* KUNCI SUKSES ADALAH FRUSTRASI YANG LUAR BIASA *

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Pernahkah anda merasakan frustrasi?..... Jawabannya pasti , semua orang termasuk andapun pernah merasakannya.... setuju..?. Tetapi tahukah anda mengelola frustrasi itu merupakan salah satu kunci untuk menciptakan kekayaan? ....nah kalau yang ini tidak semua orang tahu ,termasuk saya, itu pun tahu, dari seorang penulis buku terkenal dan terlaris didunia yaitu Anthony Robbins dalam bukunya UNLIMITED POWER.

Menurutnya Kunci Menciptakan kekayaan dan kebahagiaan itu salah satunya adalah kemampuan kita dalam menangani frustasi,anda harus belajar menangani frustasi kalau anda ingin menjadi orang yang sesuai dengan potensial maksimal anda,melakukan segala yang bisa anda lakukan,mendengar segala yang biasa anda dengar,melihat segala yang biasa anda lihat.Frustasi bisa mematikan impian, ini selalu terjadi.Frustasi dapat mengubah sikap yang positif menjadi negatif,kondisi yang memberdayakan menjadi yang melumpuhkan.Hal terburuk yang dilakukan sikap negatif adalah menghilangkan disiplin diri.Dan ketika disiplin diri itu hilang,hasil-hasil yang anda inginkanpun hilang.

Jadi untuk memastikan sukses jangka panjang,anda harus mendisiplinkan frustrasi.

Mungkin anda bingung dan ingin contoh kongkritnya bagaimana?.......betul tidak? Ok kita lanjut...

Lihatlah sukses besar yang manapun, maka akan anda temukan bahwa telah terjadi frustrasi besar-besaran.Siapapun yang mengatakan sebaliknya tidaklah tahu apa-apa soal berprestasi. Ada dua tipe orang yang telah menangani frustrasinya dan yang hanya berangan-angan menangani frustrasinya.

Ada sebuah perusahaan kecil bernama Federal Express. Seorang pria bernama Fred Smith yang memulai perusahaan ini ,dan ia bangun bisnis multi million dolar dari tumpukan frustrasi,ketika ia memulai perusahaannya setelah membiayainya dengan seluruh tabungannya,ia berharap bisa mengirimkan kira-kira 150 paket,ternyata ia hanya bisa mengirimkan 16 paket 5 diantaranya adalah kerumah salah seorang karyawannya.Segalanya semakin parah setelah itu.Secara berkala karyawannya menguangkan cek upah mereka di toko-toko kelontong karena dana tidak cukup. Sering kali pesawat mereka (cargo) dalam proses disita dan terkadang mereka harus membukukan penjualan tertentu seharinya untuk mempertahankan oprasi. Sekarang Federal Express sudah menjadi perusahaan miliyaran dolar.Satu-satunya alasan perusahaan itu tetap ada adalah karenaFred Smith mampu menangani frustrasi demi frustrasi.

Orang diupah sangat mahal untuk menangani frustrasi.Kalau anda bokek mungkin itu adalah karena anda tidak banyak menangani banyak frustrasi, anda mengatakan "ya saya bokek,itulah sebabnya saya frustrasi" .Terbalik seandainya anda tangani lebih banyak frustrasi,anda akan kaya.Perbedaan besar antara orang yang tentram secara keuangan dan yang tidak adalah bagaimana mereka menagani frustrasi.Bukannya tidak berperasaan untuk mengatakan bahwa kemiskinan bukan frustrasi, melainkan bermaksud mengatakan bahwa "caranya agar tidak miskin adalah menangani lebih banyak frustrasi hingga anda sukses"

Orang mengatakan "ya..,,orang yang beruang kan tidak punya masalah" kalau mereka tangani cukup banyak ,mungkin mereka akan punya lebih banyak masalah.Pokoknya mereka tahu bagaimana menanganinya,menemukan strategi-strategi baru,alternatif-alternatif baru.Ingatlah kaya itu bukanlah hanya soal punya uang.

Hubungan yang sangat baik pun memberikan banyak masalah dan tantangan. Kalau anda tidak mau masalah,seharusnya anda tidak menjalin hubungan sama-sekali dengan siapapun.Ada frustrasi besar dalam perjalanan menuju sukses besar entah dalam bisnis,dalah hubungan ataupun dalam kehidupan.

Bagaimana caranya untuk mengubah stress/frustrasi menjadi peluang? berikut ini adalah langkah rumusnya:

Langkah 1. Jangan Pusingkan perkara spele.
Langkah 2. Ingatlah itu hanya perkara spele!


Semua orang sukses belajar bahwa sukses itu terkubur di sisi lain frustrasi.Sayangnya ,ada orang yang tidak sampai ke sisi lain. Orang yang gagal mencapai sasaran mereka biasanya berhenti oleh frustrasi. Mereka biarkan frustrasi menghalangi mereka dari mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan yang akan mendukung mereka dalam mencapai tujuan mereka,anda terobos hambatan-hambatan itu dengan menerobos frustrasi,mengambil setiap kemunduran sebagai umpan balik darimana anda bisa belajar,dan terus maju.Saya ragu akan anda temukan banyak orang sukses yang belum mengalami ini.

Selamat mencoba.....sukses selalu.

Friday, August 3, 2007

BELAJAR BISNIS DARI SAUDARA ETNIS CINA.



Hari libur kerja atau tanggal merah kalau di indonesia dan beberapa negara lainya adalah hari sabtu dan minggu, sementara kalau di Timur Tengah adalah Hari kamis dan jumat.Hari libur dalah saat yang baik untuk rilex, berkumpul dengan keluarga,silaturahmi,menyalurkan hobby atau hanya tinggal saja dirumah sambil membaca buku-buku favorit, nah begitu juga dengan saya, saya memilih option yang terakhir untuk liburan minggu ini, yaitu memilih membaca buku-buku favorit dan dari sekian buku tentang bisnis pilihan jatuh pada buku kecil bersampul merah hadiah dari istri saya, karena isi buku ini cukup santai dan ringan untuk dibaca disaat menikmati waktu santai,sebenarnya buku ini diterbitkan di malaysia, Judul bukunya " Rahasia bisnis orang china" yang di karang oleh pengusaha sukses dan kolumnis ternama malaysia: Mr.Ann Wan Seng,dan di indonesia diterbitkan oleh penerbit mizan, Saya kira bukunya bisa menjadikan inspirasi buat kita dalam memulai,menjalankan atau memperluas bisnis karena dalam buku ini dikupas rahasia bisnis etnik china yang menguasai bidang perdagangan,dan menjadi pebisnis tangguh yang sukar ditandingi, dibuku ini juga diambil etnik lain sebagai "pembanding" yaitu etnik melayu di Malaysia.Nah ini yang menarik, dan kita harus "open Mind" dalam hal ini dan harus menjadi orang lapang dada atau orang yang bersedia di koreksi,kalau itu kelemahan kita kitapun harus akui dan harus belajar dalam memperbaikinya, adapun untuk belajar kepada siapapun kita belajar itu bukan masalah yang jelas pelajarannya untuk kebaikan.


Singkatnya dalam buku ini dijelaskan tentang sejarah,falsafah,konsep bisnis etnik cina,prinsif budaya sampai dengan adat kebiasaan bisnis etnik china,disini saya hanya memaparkan rangkuman yang dianggap prinsip terpenting saja dalam praktek yang terjadi di sekitar kita sehingga di indonesiapun kenyataanya tidak beda dengan malaysia, etnik lain seperti, sunda,jawa,madura,padagang dsb masih jauh kalah dibandingkan dengan etnik china dalam berbisnis sekaranglah saatnya kitapun belajar dari saudara kita ini yang berada dekat dengan kita untuk bersimbiosis dan saling mendukung untuk menguatkan perekonomian indonesia.

Ketekunan merupakan salah satu faktor keberhasilan etnis china dalam kegiatan perdagangan,etnis ini rela menempuh segala tantangan,rintangan dan kesulitan untuk menyukseskan kegiatan perdagangan mereka. Tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak sukses berdagang jika mereka tekun dan rajin, karena itu tidak ada alasan bagi siapapun untuk iri hati dan merasa kesal bagi mereka dalam berbisnis.Tapi mereka itu harus menjadi contoh dalam berbisnis dan segala sesuatu yang berhubungan dengan bisnis. Sekilas terlihat bahwa etnis china seperti dilahirkan untuk berdagang,mereka bukan saja berbakat tetapi juga terampil mengendalikan setiap urusan dagang mulai dari tahap perundingan sampai tahap proses penjualan serta mengurus keuangan, bakat ini sebenarnya tidak di anugrahkan pada mereka begitu saja tapi mereka memperolehnya dalam waktu yang lama dan harus menghadapi segala kesulitan dalam perdagangan sebelumnya.

Banyak pedagang gagal karena besikap "semangat sesaat" atau istilah lainya maaf hangat-hangat tahi ayam dan sekedar ikut ikutan,Jika orang lain berdagang diapun ikut berdagang,sementara Konsep perdagangan etnis china lebih berdasarkan pada konsep simbiosis yaitu setiap pedagang saling melengkapi.Mengikuti konsep ini jika ada pedagang yang menjual barang-barang kecil,pedagang lain akan menjual pakaian,dan juga keperluan yang lain.Agar pedagangan barang kecil itu bisa hidup maka etnis china akan membuka restoran dikawasan yang berdekatan letaknya dan semua bahan makanan akan diperoleh dari toko-toko yang ada disekitarnya dengan demikian kawasan tersebut akan maju dan berkembang karena sudah terwujud sikap saling membatu dan mendukung dikalangan pedagang.

Sering kali terjadi pada pedagang etnis melayu berdagang barang yang sama dikawasan yang sama,jika satu toko menjual siomay,atau kwietiaw maka semuanya menjual produk yang sama, jika ada yang menjual kue keesokan harinya akan bermunculan toko-tokolain menjual kue. hal ini seolah-olah menjadi budaya dan tren dikalangan etnis melayu dimanapun mereka melakukan perdagangan. Konsep perdagangan seperti ini tidak menguntungkan dan menimbulkan persaingan yang tidak sehat, akhirnya bukan saja semua pedagang tidak dapat untung bahkan semuanya terpaksa gulung tikarataupun berganti jenis perdagangan. Hal ini terjadi juka pada sat bulan puasa pada bulan ini akan bermunculan pedagang seperti jamur yang tumbuh dimusim hujan. Mereka berdagang hanya untuk mendapatkan keuntungan pada waktu yang singkat dan akan beristirahat pada saat bulan ramadhan berakhir.Perdagangan sistim ini tidak akan menjadikan pedagang yang berhasil dalam perdagangan, karena banyak muncul secara tiba-tiba dan hilang secara tiba-tiba dan sistim dagang seperti jamur ini tidak disukai oleh etnik china,mereka tidak suka jualan yang sifatnya musiman meskipun diantara mereka ada yang jualan kecil-kecilan tapi jualan partai kecil dan terus menerus inilah yang dipilih mereka kenapa? karena mempunyai peluang untuk berkembang.

Prinsif-prinsif yang selalu digunakan etnis cina untuk menilai kewibawaan seorang pedagang,prinsif ini bersifat universal dan dijadikan panduan oleh etnis china untuk memajukan kegiatan perdagangan mereka:

1. Agresif
Dalam kegiatan perdagangan ,tidak ada konsep kompromi dan bertenggang rasa terutama jika berkenaan dengan kualitas barang,untung dan rugi. Dalam kegiatan berdagang ,pedagang harus tahu bagaimana membedakan antara urusan pribadi dan kegiatan perdagangan,keduanya tidak boleh dicampuradukan. Tenggang rasa boleh saja tetapi bukan dalam hal yang bersifat prinsip. Pedagang harus tegas dalam mengurus keuangannya,Hasil keuntungan harus menghasilkan lebih banyak keuntungan lagi,uang harus jadi uang bukanya menimbun utang dan beban.

2.Jangan melepaskan peluang.
Sekali terlepas peluang itu sulit untuk mengejarnya kembali, karena peluang hanya datang sekali.Pedagang harus cepat bertindak, lebih lama menunggu lebih bayak yang terbuang,membiarkannya berarti membuang keuntungan serta menolak kekayaan.

3. Berani mengambil resiko.
Berani mengambil resiko termasuk resiko gagal,rugi ataupun jatuh usaha dagangnya.Berdagang adalah suatu kegiatan yang penuh resiko dan tidak ada jaminan dengan perdagangan itu orang akan untung,oleh karena itu setiap kegiatan perdagangan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, bukan dilakukan sambil lalu.Orang yang berani maka harus berni mencoba,membuka dan memajukan perdagangannya. Musuh utama para pedagang adalah takut bersaing dan takut gagal.

4.Tahan banting.
Berdagang menuntut pengorbanan yang banyak seperti waktu,tenaga,uang dan sebagainya khususnya diawal-awal bisnis berjalan.Adakalanya pedagang mengorbankan waktu bersama keluarga dan terpaksa kerja siang malam untuk memantapkan bisnisnya,dan hal ini akan berangsur membaik seiring dengan maju dan bagusnya sistim bisnis sehingga pedagang tinggal menikmati kesuksesannya saja.Bagi orang cina untuk berhasil seorang harus mengalami rasa sakit dan kesusahan serta penderitaan terlebih dahulu."bersusah-susah dahulu bersenang senang kemudian.

5. Jangan menyerah pada nasib.
Orang cina sebagaimana masyarakat lain ,mereka percaya pada takdir tetapi mereka tidak mudah menyerah pada nasib,mereka akan berusaha mengubah dan mengatasi kedaannya.Dan mereka pwercaya bahwa hidup ini seperti roda sebentar diatas dan adakalanya dibawah,jatuh bangun,untung rugi adalah hal yang biasa, dan pedagang harus terbuka dan berlapang dada dengan situasi yang sulit.

6.Semangat berjuang.
Pedagang atau pebisnis adalah fighter dan survivor,Pedagang harus mempunyai semangat dan motivasiyang tidak kunjung padam, mereka harus selalu bersemangat dengan pa yang dilakukannya.Keuntungan dan keberhasilan mereka dalam berdagang harus membuat mereka lebih bersemangat dan bekerja lebih baik lagi,Keuntungan tidak seharusnya membuat mereka terlena,sebagai pejuang pedagang harus senantiasa waspada dan berjaga-jaga dalam mengatur kegiatan perdagangan.Perdagangan ibarat perjuangan yang menuntut pengorbanan. Kalah dan menang dalam perjuangan peperangan itu tergantung pada pemimpin atau jendralnya, begitu juga dalam dalalam bisnis perlu diaplikasikan oleh pedagang jika bisnisnys ingin sukses.



Selamat mencoba.......semoga sukses selalu.

Wednesday, August 1, 2007

TAKUT GAGAL & ENTREPRENEUR

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket


Pada dasarnya setiap orang selalu mendambakan kesuksesesan, Sukses dibidang apa saja tentunya, bagi karyawan mungkin ingin sukses di karir dan mengejar posisi tertentu,pegawai negri juga tidak jauh beda umumnya naik pangkatlah dan jabatan yang jadi cita-citanya. Bagaimana dengan wira usahawan? tentu saja mengharapkan hal yang sama cuman lebih luas lagi ruang lingkupnya dan menyangkut tidak hanya nasib dirinya saja tetapi juga orang banyak yang bekerja dibawah naungan perusahannya,yang jumlahnya bisa puluhan,ratusan bahkan ribuan karyawann , para usahawan punya cita-cita tidak hanya sukses buat dirinya saja, tetapi dia juga memikirkan bagaimana meningkatkan gaji karyawan supaya karyawannya betah bekerja,kesejahteraan,meningkatkan produksi dengan menambah karyawan baru lagi atau dengan mempercanggih system perusahaannya,meningkatkan mutu perusahaannya dengan mendidik dan memberikan training berkelanjutan bagi sumber daya manusia perusahannya, tentu saja semua itu ada timbal baliknya karena akan memberikan efek positif untuk kesuksesan perusahaann.

Kita sudah tahu bahwa membangun bisnis itu tidak mudah dan butuh pengorbanan pada awalnya, selama masa awal itulah nilai-nilai pelajaran akan kita dapatkan jatuh bangunnya membangun bisnis,untung rugi bahkan bangkrut berkali kali,kadang merupakan satu paket proses yang harus kita jalani dalam membangun dan memperluas bisnis . Kalau kita membaca tentang pengalaman orang sukses dalam bisnis, bagaimana mereka membangun perusahannya dari hulu ke hilir seperti yang sudah dijalankan dan dicapai oleh para konglemerat indonesia sekelas pak Sudono salim,(salim group),pak Eka, Ciputra (propertinya),Bakrie group,Putra sampoerna dan sebagainya,mereka itu semua tidak serta merta mendapatkan sukses begitu saja tetapi harus "deal" dengan kegagalan,dan mereka itulah yang sanggup menundukan kegagalan dengan gigih terus bangkit tak perduli dengan kegagalan yang dialaminya karena kegagalan bagi mereka adalah "pelajaran" beda dengan orang yang jiwanya belum didik atau terlahir dengan jiwa entrepreneur mereka menganggap kegagalan adalah "kegagalan" yang sangat ditakuti sehingga kalau mengalaminya mereka tidak bisa bangkit lagi(menyerah) dan akhirnya "trauma" dalam merintis usaha selama hidupnya sebagaimana yang dialami oleh orang yang bangkrut dan putus asa.

Banyak orang yang tidak menjadi Entrepreneur karena mereka takut gagal,dengan menulis dan memaparkan tentang kegagalan yang merupakan hal yang ditakuti banyak orang dalam memulai usaha,mudah mudahan persepsi dan definisi "kegagalan" dapat berubah menjadi "pengalaman belajar", sehingga tidak begitu menakutkan bagi mereka yang akan terjun ke dunia wirausaha.Karena bicara real saja sebagian besar atau bisa dikatakan hampir 100% pengusaha pernah mengalami kegagalan sebelum mencapai kesuksesan. Dan harus di ingat juga bahwa manusia itu diciptakan untuk belajar itu sudah fitrahnya,buktinya apa?.... buktinya adalah menusia itu sifatnya pelupa dan suka membuat kesalahan,nah dari kesalahan itulah kita belajar mulai dari masa bayi,belajar merangkak,dan jatuh bangunya kita dalam proses bisa berjalan sendiri sampai kita dewasa sekarang ini semuanya adalah proses belajar dari kesalahan yang kita lakukan dan terus kita perbaiki yang akhirnya kita menjadi manusia yang sanggup berinteraksi baik fisik maupun jiwanya dengan orang lain,sosial masyarakat dan persaingan bisnis sekalipun... nah sekarang kesimpulannya ada pada anda, apakah anda masih takut gagal untuk memulai bisnis?.............

Saya tertarik mengambil beberapa poin tentang hal perpindahan atau metamorfosis yang disampaikan Robert Kiyosaki dalam bukunya:" Rich Dad before you quit your job"
Sebelum keluar dari pekerjaan mereka,Orang perlu memutuskan apakah mereka ingin melakukan perpindahan dari karyawan ke entrepreneur (pengusaha),dimana perpindahan atau metamorfosis ini membutuhkan perubahan beberapa prilaku berikut:

1.Kemampuan mengubah filosofi dari" keamanan ke kebebasan 2.Kemampuan beroprasi tanpa uang 3.Kemampuan beroprasi tanpa keamanan,4.Kemampuan berfokus pada peluang daripada sumberdaya. 5.Memiliki perbedaan gaya pengelola orang-orang yang berbeda. 6.Kemampuan mengelola orang dan sumber daya yang tidak mereka kendalikan. 7.Berorientasi tim dan nilai daripada promosi dan bayaran.8 Pembelajaran yang aktif tanpa hari kelulusan 9.Pendidikan yang umum daripada tersepesialisasi. dan yang ke 10.Keberanian untuk bertanggung jawab atas keseluruhan bisnis.


Semoga bermanfaat............