Monday, August 18, 2008

Gerhana & Renungan


Dalam bulan agustus 2008 ,tepatnya dalam rentang waktu satu minggu ini saya mengalami kejadian yang saya anggap luar biasa. Kejadian luar biasa itu merupakan ayat-ayat nyata yang telah ditunjukan Sang Pencipata manusia dan alam semesta supaya manusia berfikir dan merenung memahami hikmah dibalik setiap kejadian yang diciptakanNYA.


Kejadian luar biasa itu adalah,dimana saya menyaksikan gerhana matahari dan gerhana bulan. Gerhana matahari total pernah saya saksikan waktu di indonesia sekitar tahun 90,kemudian terjadi lagi 29 maret 2006,tapi yang ini terasa sangat beda dan belum tentu menyaksikan kembali kejadian alam yang langka dan berturut -turut dimana gerhana matahari disusul dengan gerhana bulan di hari berselang berikutnya dan ini terjadi saat saya ada di negri orang..


Dalam menghadapi kejadian seperti ini ,dalam islam diajarkan untuk shalat gerhana,baik disaat gerhana matahari maupun bulan,shalat tersebut sebagai wujud berserah diri dan penghambaan kita secara lurus hanya kepada Allah,yang telah menjadikan planet berputar pada porosnya dan jutaan bintang beredar pada garis edarnya masing -masing dengan kekuasanNYA.


Dan Allah sanggup untuk merubah garis edar itu dari teratur menjadi planet -planet bertabrakan,bintang -bintang berguguran,dan bumi pun digoncangkan,dan perut bumi dimuntahkan,sungguh sesuatu kejadian Dahsyat yang tidak terbayangkan oleh manusia, dan Allah Maha kuasa.Jika di FirmankanNYA terjadi maka terjadila ia...kun fayakuun.


Fenomena ini menjadikan kita mengingat pada tujuan hidup kita,ditengah gemerlap kehidupan dan hiruk pikuk persaingan bisnis,aktifitas bekerja,kesibukan merencanakan proyek2 bisnis, mengejar target investasi,menghitung profit,menghadiri undangan pesta yang membuat kita lupa dan terbuai kemana kita akan kembali.


Kejadian alam lainnya yang telah terjadi di tahun-tahun sebelumnya seperti tsunami dan gempa bumi yang bisa melenyapkan harta yang telah kita kumpulkan bertahun -tahun,properti yang kita bangun,bahkan jiwa semua itu bisa hilang dalam sekejap, sebagi pengingat kita supaya tidak sombong ,tidak terlena harta secara berlebihan dan melupakan tujauan hidup yaitu beribadah,dengan berbuat baik pada setiap orang,berinfak,berzakat,shadakoh,mencintai anak yatim dan memberi makan orang miskin.


Semoga artikel ini menjadikan sebagai pengingat diri bagi saya khususnya dan pembaca umumnya,supaya kita bisa terus ber investasi,dan berbisnis dengan cara baik dan halal dan hasil bisnisnya sendiri disalurkan kepada yang baik- baik dan halal, "Allah itu baik dan hanya menerima yang baik-baik".


No comments: