Showing posts with label Sharing. Show all posts
Showing posts with label Sharing. Show all posts

Thursday, September 20, 2012

Internal Value VS External Value

Hari ini saya dan istri  datang ke TPS - 4 Menteng Dalam, Tebet Jakarta Selatan untuk menunaikan hak memilih sebagai warga DKI Jakarta.

Masing masing kubu baik dari fihak Jokowi- Ahok  juga kubu  Fauzi Bowo - Nara  tentu saja akan mengunggulkan calonnya dan berharap akan menjadi "sang pemenang".

Kalau kita kilas balik kebelakang disaat masa kampannye , saat itulah masing-masing calon mengeluarkan segala kemampuan seperti jumlah masa pendukung, dukungan partai, tokoh masyarakat, bahkan tokoh agama serta dana kampanye dari berbagai fihak,ini adalah salah satu usaha supaya kandidat tersebut bisa lebih unggul dari lawan politiknya, faktor yang saya sebutkan tadi saya sebut "Faktor External"

Mungkin anda setuju bahwa salah satu calon diatas didukung oleh beberapa partai besar, didukung dana yang tentu saja lebih besar dari lawannya, dan sudah 5 tahaun menjadi orang nomor satu DKI Jakarta yang tentu saja sudah ada pengalaman dalam memimpin kota ini.

Sementra pak Jokowi terang terangan mengatakan bahwa dirinya "tidak punya uang untuk pasang Baliho, Spanduk dan beriklan besar besaran apalagi kampanye dalam gedung atau hotel tambahnya...

Dan hal lain yang perlu diketahui ternyata  pak JOKOWI tidak mempunyai hak untuk memberikan suaranya karena beliau bukan warga DKI alias pendatang.

Lantas bagaimana hasilnya?

Ternyata hasil dari quick count dan hasil perhitungan suara yang diumumkan beberapa jam setelahnya menunjukan bahwa Jokowi -Ahok menjadi pemenangnya.

Nah hal inilah yang menarik dibahas kenapa malah pak Jokowi yang menang ?

Menurut para pengamat politik inilah nilai (Individual Value) yang dimiliki seorang JOKOWI yang juga bisa disebut sebagai "internal value",

1.Mempunyai Sikap dan Gaya yang natural apa adanya.
2.Karakter yang natural tersebut membawanya mudah beriteraksi dengan siapa saja tanpa mengindahkan batasan protokoler. sehingga orang umumnya mendefinisikannya sebagai sikap "merakyat".
3.Kesederhanaan yang dia tujukan menjadikannya memiliki "value" tersendiri yang menjadi nilai lebih dari lawan politiknya.
4. Sederhana, Lembut , Luwes tetapi Tegas.
5. Memiliki visi dan misi yang jelas yang bisa dijabarkan dengan cara yang sederhana.
6. Dikenal jujur berdasarkan track and record selama menjadi walikota solo.

Mungkin bisa disimpulkan bahwa internal value atau individual value adalah modal yang paling berharga yang harus dimiliki manusai, karena nilai inilah yang  melahirkan reputasi dan rekomendasi bagi orang lain yang pada akhirnya menjadikannya "Recomended Person"



fajrisalim orignal text 20.09.12.


Wednesday, September 19, 2012

Jangan takut untuk berbagi...!

"Siapa menabur benih dia akan menuainya"

Awal menulis artikel diblog ini bermula sejak tahun 2007 dimana saat saya merasakan banyak nya ide ide  dan hal hal menarik yang saya rasakan dan jumpai sehari-hari  tetapi  saya "merasa sayang" ketika ide -ide untuk menulis hilang begitu saja dan lewat tanpa bisa diambil manfaatnya kembali, walaupun  kadang saya merasakan ada waktu - waktu tertentu  yang "merupakan waktu ideal " dimana otak dan tangan bisa merasa serasi dalam mencurahkan ide-ide, sharing, menulis resume  buku-buku yang sudah dibaca, bahkan menceritakan kisah nyata yang dialami orang lain maupun diri sendiri dalam interaksi sehari -hari ke bentuk tulisan , yang mana kalau sebelum mengenal blog biasanya saya torehkan  ke bentuk tulisan dalam buku diary , tentu saja tulisannya hanya bisa dibaca oleh diri sendiri saat itu.

Saya merasakan bahwa menulis di blog tentang hal-hal yang positif, manfaatnya akan dirasakan langsung maupun tidak langsung oleh diri sendiri dan orang lain, yang kadang mengalami hal serupa seperti yang pernah kita alami sebelumnya.

Untuk itu janganlah takut  dan pelit dalam berbagi :  ilmu, pengalaman yang kita dapat, tips, dan trik-trik, hal positif dalam menjalani kehidupan, bisnis, investasi dan kesehatan.

Mungkin anda ingin tahu apa sih manfat yang dirasakan dalam berbagi,  khususnya bagi saya sendiri?

1. Merasakan lega ketika sudah mencurahkan "isi otak saya " dalam bentuk tulisan, dimana tulisan itu sendiri adalah penglaman sendiri dan jika  orang lain membacanya dapat terinspirasi atau terhindar dari kesalahan  yang sama apabila saya mengalami kegagalan sebelumnya.

2. Kadang saya merasakan artikel2 yang saya sharing di blog ini walaupun itu berasal dari resume buku atau sukses story orang lain, pada kenyataannya efek positif nya sangat terasa pada kehidupan nyata, kadang saya bertanya pada diri sendiri apakah ini "efek Placebo"?
Sebagai contoh, dalam blog ini saya banyak menulis, sharing, bahkan ada juga yang copy paste  tentang artikel -artikel property sejak tahun 2007 an, apa kenyataannya kemudian ...? ya tahun 2008, 2009, 2010 dan 2011 saya merasa mempraktekan sendiri apa yang saya posting di blog ini dan itu menjadi kenyataan..... Alhamdulillah.

3.Tentang bisnis yang saya jalani sekarang itupun ternyata masih ada hubungannya dengan artikel -artikel yang saya posting beberapa tahun yang lalu dan sekali lagi itu menjadi kenyataan...Alhamdulillah.

4.Kini saya merasa yakin dengan keyakinan yang penuh, apa yang kita perbuat maka semua itu akan balik kediri kita sendiri , apabila kita menyebarkan kebaikan otomatis kebaikan itu akan balik kediri kita sendiri walaupun kita tidak tahu kapan akan merasakannya, begitu juga sebaliknya apabila kita menyebarkan keburukan maka tunggulah saatnya keburukan itu akan balik kediri kita sendiri.

Bagaimana dengan anda?............

Apakah sudah siap berbagi ?.......

ya......berbagi dengan cara anda sendiri tentunya.... selamat berbagi dan  menebar manfaat....



(fajrisalim original text 19.09.12)

Thursday, September 13, 2012

Terus Bergeraklah untuk maju...... !


mlaku.gif

Waktu terus berjalan...kita hanya diam maka akan tergilas waktu .....Kita lamban ,waktu terus berlalu....Bergeraklah maksimal setiap hari karena waktu kita sama yaitu 24 jam dalam sehari, tetapi umur masing-masing kita berbeda,  berapa lagi umur kita yang tersisa ?  dan itu, hanya ALLAH lah yang tahu "


Bergerak dalam memanfaat kan waktu baik secara fisik maupun fikiran, dengan bekerja, berkreasi, Menciptakan Sesuatu, mencurahkan ide, berbisnis, berinovasi, memberikan sumbangan sosial, beribadah dan berbuat kebaikan itulah yang di sebut " bergerak" , bergerak yang saya maksud disini adalah bergerak untuk terus berbuat baik, memberikan manfaat  bagi diri sendiri, keluarga, tetangga ,masyarakat dan negara,

Bergerak untuk kejahatan, penipuan dan lain2 adalah bergerak mundur,.... bergerak disertai apatis dan putus asa ,adalah bergerak statis (diam ditempat), bergerak untuk hal hal yang positif adalah bergerak maju, maka terus bergeraklah  untuk maju , siapapun kita kita sekarang.

Kalau  anda pedagang, businessman atau pengusaha maka bergeraklah dengan jujur dalam berbisnis, berinovasi membuka devisi devisi, membuka cabang, menambah produk baru, menjalin kemitraan, kerjasama, memberi sumbangan sosial dan lain lain, dengan sendirinya bergerak nya anda, disadari atau tidak sebenarya adalah terus memperbesar image dan network anda sendiri.

Kalau anda  seorang Pegawai negri.................................!
Kalau anda Seorang Pegawai swasta..................!
Kalau anda Seorang TKI.....................!
Kalau anda Seorang TKW.......!
Kalau anda Seorang Pejabat.............!
Kalau anda seorang anggota Dewan yang terhormat..........!

Siapapun anda, apapun profesi anda, bergeraklah.... dimana arah gerak anda.... andalah yang tahu akan kemana, dan gerakan anda itu baik gerak mundur.....gerak Statis (jalan ditempat)  maupun gerak maju hasilnya anda sendirilah yang akan menerima...........


Selamat Bergerak ....!!


Fajrisalim 3.30 Pm, 13-09-2012  original text.



Tuesday, September 4, 2012

Kembali ngeblog............

Assalamualaikum.......

Selamat Berjumpa kembali para rekan pembaca dan para blogger pada umumnya....

Lama sekali tidak pernah update blog sejak tahun 2009, dan kini baru muncul kembali ke permukaan dunia blogging tahun 2012, mungkin bisa kita sadari semua bahwa setelah munculnya social media seperti facebook, twiter dll, konsentrasi menulis mau tidak mau jadi terpecah belum lagi bagi yang mempunyai bisnis online waktu  dan fokus menulisnya tambah berkurang lagi, dan pastinya akan mempriitaskan updates bisnis onlinenya.

Kali ini saya akan 'curhat" apa yang rasakan selama vacum / libur dari ngeblog selama 3 tahun, inilah rangkuman plus minus nya menulis di  blog, facebook dan twitter.

1. Twitter : ternyata menggunakan media ini saya  tidak merasakan keluasan,ketajaman dan menjiwai dalam mencurahkan isi hati, ide-ide, inspirasi bahkan tulisan tulisan yang dalam, dan lebih banyak manfaatnya bagi orang lain, kelebihan twitter ini cenderung seperti menyampaikan unek-unek, ide,berita hanya dengan cara instan dan pendek dengan mudah dan cepat dan nyaris real time dan response feedback dari pembaca (visitor) juga real time dan cepat, isi berita umumnya tentang keluh kesah, dan aktifitas sehari hari.

2. Facebook : Facebook lebih leluasa dalam menjabarkan ide, kreatifitas dibandingkan dengan twitter, upload berita berikut foto fotonya dan response dari pembaca /visitor juga real time dan cepat, tapi kecenderungan isi dari mayoritas tulisan di facebook lebih cenderung demonstratif, dan lebih didominasi oleh tulisan sehari hari atau aktifitas aktifitas sepele pun masuk di media facebook, intinya jarang sekali para pengguna menulis tulisan panjang,detail yang sedikit ilmiah dan bisa dijadikan referensi bagi pembaca yang mencari artikel tertentu.

3. Blog. Mempunyai ciri khas dibandingkan ke dua media social diatas, artikel artikel yang ditulis di blog dijabarkan secara leluasa dan detail, dan pembaca cenderung membaca semua isi artikel yang kita posting, dan pengunjung blog umumnya adalah orang yang mencari informasi dengan serius contohnya si A, mau membuka bisnis alat kesehetan, atau investasi Properti, maka dengan sendirinya search enggine akan mendarat di blog atau website yang menulis kedua artikel tersebut, dan isi dari tulisan di blog umumnya sangat bermanfaat karena membahas masalah sharing pengalaman membuka bisnis, investasi, tentang pengetahuan umum dll yang dijabarkan secara panjang lebar dan lengkap dan umumnya pembaca merasa tertolong dan mendapatkan manfaat dari apa yang dibacanya.

Dalam Kegiatan menjalankan bisnis sehari hari kadang kadang ada hal hal yang bermanfaat yang kadang sangat sayang apabila dilewatakan tidak di share atau dibagikan informasinya keorang lain , dan kini saya measakan bloglah sarana yang tepat untuk menulis hal tersebut dibandingkan facebook dan twitter yang telah mengalihkan pikiran saya dalam menulis artikel.

Semoga bermanfaat.


"Ayo semangat lagi ngeblog teman -teman ............! "


" LANJUT NGEBLOG UNTUK MEMBERI MANFAAT..........."


Salam.

Fajri Salim  04.09.2012


Thursday, March 12, 2009

Agar bisnis diberkahi


Saya sering merenung tentang arti kesuksesan yang umumnya menjadi tujuan banyak orang, tidak pelak lagi hampir semua diantara kita menginginkan sukses dibidang financial,untuk itulah kita harus bekerja sebagai karyawan,berwiraswasta,menjadi profesional yang tujuannya merubah status ekonomi kita menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Lantas bagaimana kalau kita sudah mampu memenuhi kebutuhan kita dengan baik,seperti sandang,pangan dan papan,pendidikan,kesehatan dsb ? saya yakin kita sebagai manusia tidak akan berhenti sampai disini ,tetapi akan terus menerus berusaha menambah dan terus menambah kekayaannya, yang sudah kaya akan terus berusaha menambah kekayaanya, sehingga tidak aneh seandainya manusia memiliki satu gunung emas niscaya dia akan mencari gunung emas berikutnya sampai ajal menjemputnya atau sampai mulut tersumpal tanah (kematian).. itulah buktinya bahwa manusia mempunyai nafsu.

Saya merasakan unsur - unsur nafsu mengejar kekayaan pada diri sendiri cenderung menjadi serakah kalau tidak dikendalikan bukan berarti maksud saya kita membatasi pencapaiannya, tidak silahkan saja kita menjadi kaya sekaya kayanya tetapi jangan sampai melupakan tujuan kita dalam mencapainya.

Akhir2 ini saya sering membaca literatur tentang bagimana sih cara berusaha,berbisnis atau investasi yang hasilnya bisa berkah dan membuat kita bahagia sesuai agama yang saya yakini yaitu islam ?

Saya melakukan demikian karena dengan alasan "pencapaian jumlah tidak menjamin kebahagiaan hidup kita" contoh dulu saya anggap kalau mempunyai uang 100 juta kita akan bahagia dan tentram ternyata sudah mencapainya,tidak juga. begitu juga 200 juta, 500 juta dst.

Pertanyaannya sekarang lantas apa yang membuat kita bahagia dan mendapat ketentraman dan ketenangan ketika kita memilikinya? ternyata kalau kita memiliki sesuatu perlakukan sesuatu itu sesuai keinginan pemberiNYA.itu dijamin harta kita insyaallah mendapat keberkahan.

Keinginan Allah atas orang yang memiliki harta banyak tertulis dalam ayat-ayat al-qur'an dan hadist yang menganjurkan kita ber zakat,infaq ,sodakoh ,wakaf dan sebagainya .Kalau mempunyai sesuatu yang wajib di zakati maka jangan lupa zakatnya,kalau mendapatkan kelapangan rezeki jangan lupa infak atau sodakohnya terhadap saudara kita terdekat, fakir miskin dan yatim piatu.

Ada artikel yang bagus yang mengingatkan saya tentang bagaimana seharusnya etika kita dalam menjalankan usaha supaya bisnis kita di berkahi, artikel ini saya ambil dari koran pontianak.

Dikisahkan suatu hari ketika seorang ulama besar Ibnu Al Mubarak masuk ke sebuah pasar, para pedagang berhamburan mendekatinya seraya mengeluh : "Wahai Syaikh, tolonglah doakan agar dagangan kami laris. Sudah beberapa lama jualan kami sepi." Seketika itu juga dengan tenang beliau berkata : "Sepinya perdagangan kalian adalah karena kalian banyak melanggar aturan syariat.

Di antara kalian ada orang yang gemar mengurangi timbangan, menjual barang cacat tanpa memberitahukan kecacatannya kepada calon pembeli dan mencampur barang yang bagus dengan barang yang buruk.

Kejujuran kalian telah hilang sehingga kalian tidak mendapat berkah. Keberkahan telah hilang dari tempat kalian berjualan ini. Selain itu, kalian banyak melakukan pergunjingan, saling bermusuhan dan dengki di antara sesama.

Karena itu, agar Allah menurunkan berkah-Nya kepada kalian, tinggalkanlah ketidakjujuran, pergunjingan dan saling dengki dengan sesama pedagang. Insya Allah, perdagangan kalian akan berjalan mulus." Rasulullah SAW. bersabda kepada Ali bin Abi Thalib KW : "Hai Ali !. Jujurlah walaupun kejujuran itu mencelakakan kamu di dunia, karena bahwasanya kejujuran itu bermanfaat bagimu di akhirat.

Dan janganlah kamu berdusta, walaupun berdusta itu bermanfaat untukmu di dunia. Karena sesungguhnya kedustaan kamu itu akan mencelakakan kamu di akhirat." Jadi dalam mencari rezeki, berupaya untuk menghindari dari sikap dan cara yang bathil sebab Rasulullah SAW mengingatkan : "Barang siapa mencari harta haram, maka Allah tidak akan menerima darinya amalan sedekah, pembebasan budak, ibadah haji, umrah dan perang.

Allah akan mencatat untuk diri orang tersebut beberapa dosa. Dan ketika dia meninggal dunia bekal yang dibawanya adalah untuk masuk neraka" (HR.Abu Daud). Dalam hadis lain Baginda SAW bersabda : "Seandainya pemilik harta haram mati syahid fi sabilillah sebanyak tujuh puluh kali, maka kesyahidannya itu tidak memberikan taubat baginya." Lagi Rasul SAW. bersabda : "Allah SWT tidak akan menerima zakat/sedekah dari harta yang ghulul (diperoleh dengan cara bathil)."

Oleh karena itu menurut Syaikh Mala Ali al Qari, kalau kita memperoleh harta haram, maka cara membersihkannya adalah dengan mengembalikannya kepada si pemilik harta, tetapi apabila kita tidak tahu lagi di mana alamatnya, maka hendaklah dia menyedekahkan harta tersebut atas nama si pemilik harta.

Seorang ulama memberi tamsil : "Apakah anda mau memakan makanan enak kegemaran anda tapi anda tahu didalamnya telah dicampuri secuil tinja ?". "Tentu tidak, bukan ?", ujar beliau. "Nah demikian pula dalam hal rezeki yang perolehannya bercampur dengan cara yang haram, maka Allah tidak akan sudi menerimanya", lanjut sang ulama. Rasulullah sejak dini memperingatkan : "Seorang hamba yang mencari harta tanpa cara yang haram akan mendapat keberkahan dalam hartanya.

Adapun orang yang mencari harta tanpa cara yang halal, ia akan dijerumuskan ke dalam neraka bersama hartanya tersebut." Lukmanul Hakim, yang namanya dicantumkan Allah dalam Al Quran, berwasiat kepada putranya agar selalu melakukan usaha secara halal : " Wahai anakku. Hendaklah engkau mencukupkan dirimu dengan usaha yang halal sehingga terhindar dari kefakiran.

Sebab, orang yang berada dalam kefakiran akan memiliki tiga sifat.

Pertama, lemah dalam kehidupan beragama.

Kedua, lemah akal, dan ketiga, kehilangan harga diri serta rasa malu.

Sifat ketiga ini merupakan musibah terbesar bagi seseorang. Sebab, demi harta, seseorang rela merendahkan dirinya dihadapan manusia." Selanjutnya walaupun usaha (rezeki) kita terhindar dari yang haram, maka agar berkah, kita wajib pula untuk membersihkannya, yaitu dengan cara mengeluarkan infaq, sedekah atau zakat. Rasul SAW. bersabda : "Apabila harta kekayaan tidak terdapat sedekah sama sekali, maka ia akan membinasakannya".

Patut kita simak pesan dari Imam Husain bin Ali bin Abi Thalib "Hartamu akan menjadi milikmu selama kamu menafkahkannya.

Semoga bermanfaat....

Saturday, February 21, 2009

Belajar dari Kegagalan.


Mark Twain pernah mengatakan "tidak ada pemandangan yang lebih menyedihkan daripada seorang pesimis muda" pernyataan ini di benarkan oleh Anthony Robbins dalam bukunya Unlimited Power. Orang yang percaya kepada kegagalan itu hampir dijamin biasa - biasa saja keberadaannya.


Kegagalan adalah sesuatu yang pokoknya tidak di persepsikan oleh orang -orang yang mencapai kebesaran.Mereka tidak terpuruk oleh kegagalan. Mereka tidak melekatkan emosi -emosi negatif kepada sesuatu yang tidak efektif.


Kalau kita renungakan perjalanan hidup kita selalu diliputi irama turun naik,berhasil dan tidak berhasil,sukses dan bangkrut,kemudahan dan kesusahan dan sebagainnya, saya sendiri dan juga anda saya yakin pernah mengalaminya.


Kalaulah ada orang yang mengklaim bahwa hanya dirinya saja yang mengalami kebangkrutan,ketidak beruntungan dan mengangapnya bahwa hal itu sebagai kegagalan permanen maka hal itu mungkin bisa dikatakan keyakinan keliru,karena pada kenyataannya banyak orang yang mengalami kegagalan,bahkan ada yang bertubi - tubi yang pada akhirnya berhasil.


Apakah kegagalan yang pernah kita alami sedemikian berat,dan berkali - kali ?


Saya persilahkan anda membandingkan kondisi anda sendiri dengan tokoh yang satu ini yang telah mengalami gagal 10 kali, mungkin anda bisa menebaknya ?


1.Gagal dalam bisnis usia 21 tahun.

2.Kalah dalam pencalonan legislatif pada usia 22 tahun.

3.Gagal lagi dalam bisnis pada usia 24 tahun.

4.Mengatasi kematian kekasihnya pada usia 26 tahun

5.Mengalami kekacauan syaraf pada usia 27 tahun.

6.Kalah dalam pencalonan kongres pada usia 34 tahun.

7.Kalah dalam pencalonan kongres pada usia 36 tahun.

8.Kalah dalam pencalonan senat pada usia 45 tahun.

9.Gagal dalam upayanya menjadi wakil presiden pada usia 47 tahun.

10.Kalah dalam pencalonan senat pada usia 49 tahun.

11.Terpilih menjadi Presiden Amerika pada usia 52 tahun.


Dia adalah, Abraham Lincoln.
Mungkinkah ia menjadi presiden seandainya ia memandang
kejadian - kejadian dalam hidupnya itu sebagai kegagalan?... kecil kemungkinannya bukan?.


Tokoh lainnya yang mungkin anda kenal Thomas Edison, setelah ia mencoba 9,999 kali untuk menyempurnakan lampu pijarnya dan belum juga berhasil,seseorang bertannya kepadanya apakah anda mau gagal 10.000 kali? ia menjawabnya ,saya bukan gagal,hanya saja saya temukan satu cara lagi yang kurang efektif untuk membuatlampu pijar. Ia telah menemukan bagaimana tindakan tindakan yang berbeda menghasilkan hasil yang berbeda.


Buckminster Fuller pernah menulis, "Apapun yang pernah di pelajari manusia itu dipelajari sebagai konsekuensi semata dari pengalaman coba-coba.Manusia belajar lewat kesalahan,terkadang kita belajar dari kesalahan kita terkadang dari kesalahan sesama.


Dalam buku Unlimited Power, menyarankan pada kita meluangkan waktu sejenak untuk merenungkan lima yang anda sebut "kegagalan terbesar" dalam hidup anda.
Apakah yang anda pelajari dari pengalaman tersebut? ....Kemungkinan besar kelima nya itulah "pelajaran paling berharga" yang pernah anda petik dalam kehidupan anda.



Semoga bermanfaat.....


Thursday, January 29, 2009

Seikh Saleh Kamel



Kalau ada konglomerat kaya , dan termasuk dalam jajaran orang terkaya versi majalah forbes dan menduduki urutan ke -12 pengusaha terkaya di Saudi Arabia ,tetapi masih saja rajin memberikan seminar - seminar ,dan tidak pelit berbagi ilmu termasuk acara -acara talk show di TV untuk mempopulerkan system perekonomian syariah dan zakat, siapakah dia?


Beliau lah Saleh Kamel pemilik perusahan Dallah Al Baraka , beliau biasa dipanggil Syeikh sebagai panggilan terhormat di jazirah arab,Saya mulai mengenal sosok ini sejak 1 tahun yang lalu dari sebuah stasiun televisi satelite islami, yang belakangan saya tahu ,ternyata merupakan salah satu station tv miliknya dari pulahan jaringan Arab Radio Television Network milik beliau yang tersebar di negara -negara Arab, Eropa dan Amerika.
Saya jadi rajin mengikuti acara tentang bisnis,investasi dan sistim keuangan syariah di Iqraa TV satelite di mana Syeikh Saleh Kamel sebagai nara sumbernya,awal ketertarikan saya karena cara menyampaikan yang interaktif yang disampaikan dalam bahasa arab dan diterjemahkan alam bahasa inggris dalam bentuk text,dan audiens dari berbagai kalangan ,baik mahasiswa,manager,CEO,bahkan para business owner diberikan kesempatan yang sama untuk bertanya dan dijawab dengan jelas dan lugas,saya menyimak setiap jawaban - jawaban beliau yang sangat "mengena",detail,dan sangat menguasai materi.
Hal ini menurut saya menunjukan bahwa nara sumber ini bukan pembicara biasa,akhirnya saya mencari tahu lebih jauh lagi tentang sosok ini,disamping dorongan keinginan tahu saya tentang ,"apakah ada suatu perusahaan besar dewasa ini yang sukses di bangun dengan menggunakan prinsif - prinsif keuangan syariah serta bagaimana aplikasinya dilapangan ?"
Rasa penasaran itu mulai terjawab setelah mengetahui sosok ini dan perusahannnya yang telah berhasil menerapkan sistim keuangan syariah kedalam berbagai bentuk jenis usaha pada anak -anak perusahaanya ,karena terus terang ,saya termasuk dalam barisan orang awam tentang prinsif - prinsif syariah dalam bisnis,keuangan dan investasi.

Syeikh Saleh Kamel lahir di makkah, tahun 1941 ,lulusan Faculty of commerce, King Abdul azis University ,memulai karirnya sebagai pegawai di pemerintahan sejalan dengan pengetahuannya tentang bisnis yang tambah luas akhirnya mendirikan perusahan sendiri kemudian dikenal sebagai pengusaha yang memiliki jaringan bank syariah, real estate,printing & publishing,pelayanan civil,elektronik dan masuk ke berbagai jenis bisnis yang semuannya menggunakan sistim keuangan syariah,tetapi dari kesekian jenis bisnisnya, beliau lebih dikenal sebagai sebagai ahli dan pioner per bankan syariah,gurus , muslim philanthropist dan salah satu banker terbaik di Saudi Arabia.
Dalam mempopulerkan bank syariah,system keungan syariah,zakat perusahaan serta penyalurannya dalam sekala besar, beliau aktif juga sebagai sebagai pendukung utama dalam dunia bisnis perbankan dan investasi di negara lainnya,seperti di Egypt dengan mendirikan bank syariah pertama yang bernama Faisal Islamic Bank of Egypt yang dibangun tahun 1970 mulai beroprasi mei tahun 1979, di Sudan dan Jordan juga mendirikan bank yang sama,pakistan ,Libanon dan perusahaan perdagangan lainnya yang tersebar di Eropa,USA,Bahamas dan negara Latin.
Kalau anda ingin mengetahui lebih jauh tentang tokoh ini ,silahkan klik Link Website dibawah ini.
Semoga menjadi insipirasi dan bermanfaat....

Monday, January 26, 2009

Thinking out side the box


Dewasa ini mungkin anda sering mendengar istilah "thinking out side the box" . Berfikir di luar kotak, yaitu suatu cara berfikir diluar kebiasaan umumnya,atau berbeda dalam memecahkan suatu permasalahan atau dalam menghadapi prosfektif baru.

Definisi baku dari "Thinking out side the box" sendiri masih belum jelas,karena awalnya istilah ini digunakan oleh management consultant dan executive coaches yang digunakan untuk advertising slogan

Sekarang istilah ini menyebar secara luas,termasuk digunakan di dalam dunia bisnis dan marketing sehingga para pelaku bisnis perlu tahu istilah ini untuk diterapkan dan diperaktekan dalam usahanya untuk mewujudkan inovasi - inovasi produk, langkah langkah bisnis dan strategy bisnis yang akan diambil.

Untuk mengetahui cara fikir diluar kotak selayaknya kitapun harus tahu terlebih dahulu apa yang dimaksud berfikir didalam kotak (Thinking inside the box),cara berfikir ini artinya kita menerima status quo,kita berfikir secara umum normal dan rutin ,orang yang hanya membatasi dirinya dalam berfikir "inside the box" akan menemukan suatu kesulitan dalam membedakan "suatu kualitas ide", ide adalah ide, solusi adalah solusi,mereka sangat jarang menginvestasikan waktunya untuk memikirkan "a great solution".

Hal lain yang sangat penting adalah pada orang yang membatasi dirinya dengan cara fikir inside the box mereka cenderung terampil dalam membunuh ide -ide dengan kata -kata " itu sangat beresiko,sangat tidak mungkin, "tidak akan berfungsi " dsb.

Mereka juga percaya bahwa setiap masalah hanya memerlukan satu solusi , menumukan lebih dari satu kemungkinan alternatif solusi hanyalah buang -buang waktu."There is no time for creative solution, we just need the solution"

Orang -orang yang memiliki creativitas yang tinggi pun akan terjebak kedalam cara berfikir "Inside the box"ketika dia berhenti mencoba.

Sekarang apa kriteriannya untuk berfikir diluar kotak (outside the box)?

Menurut ezine dari canadaone salah satu website bisnis yang sering saya kunjungi ,ada beberapa hal yang harus kita miliki diantaranya:

1. Keinginan untuk mengambil prospektif2 baru dari hari ke hari.

2. Berfokus pada nilai dalam menemukan ide -ide baru dan bertindak dengan nya

3. Terbuka pada sesuatu yang berbeda dan melakukan sesuatu dengan cara berbeda.

4 Berusaha menciptakan nilai dengan cara -cara baru.

5.Mendengarkan orang lain.

6 Mendukung dan menghormati orang lain ketika mereka mengungkapkan ide - ide barunya.





Semoga bermanfat....

Tuesday, January 20, 2009

Menunda Keinginan


Apa perbedan antara keinginan dan kebutuhan ?

Saya yakin anda semua tahu jawabannya.

Saya teringat tentang masa lalu saya selepas kuliah,dan kemudian bekerja di Jakarta. Saat pertama mendapatkan gaji terasa senang luar biasa, saya berpikir dengan pendapatan saya itu, saya bisa beli apa saja yang saya kehendaki saat itu,saya merasa bisa memanjakan keinginan saya tanpa ada orang yang membatasi, mungkin saat itulah yang merupakan "Era foya- foya" bagi saya, pada akhirnya saya tersadar dan mulai berfikir tentang masa depan,bisnis dan investasi.

Mungkin andapun pernah mengalami masa "Era foya -foya ini"?

Masa ini biasanya dialami pada saat kita pertama kali mendapatkan gaji atau penghasilan dan berlangsung selama beberapa bulan atau tahun orientasi kita hanya untuk "memenuhi keinginan" atas barang - barang konsumtif semata dan tergiur dengan barang- barang yang "wah", "paling" atau yang "ter" tanpa melihat pada nilai guna dan manfaatnya.

Kalau diantara pembaca masih ada yang mengalami masa ini terus menerus , berkelanjutan sampai sekarang ,maka anda harus hati - hati ,periksa tabungan anda dan dan mulailah memikirkan masa depan anda,karena banyak fakta yang menunjukan bahwa kebiasaan boros di waktu muda akan berdampak jelek di masa tua.

Lalau apakah kita salah memiliki barang - barang mahal yang kita idam idamkan untuk kebutuhan konsumtif kita ?

Tentu tidak salah kalau barang yang mahal dan wah itu masih jauh lebih kecil dari pendapatan/kemampuan kita.

Terus bagaimana dengan pendapatan yang besar? itu juga bukan jaminan, saya punya teman sebut saja Jhony namanya, gaji nya lumayan yaitu sekitar 15 juta /bulan, tetapi dia selalu mengeluh kekurangan,bahkan hanya untuk beli susu anaknya harus mencari pinjaman sana sini, Mungkin anda tidak percaya kalau hanya melihat pada gaji nya,tapi kenyataannya demikian.

Dia mempuanyai 4 mobil yang merupakan liabilitas,2 rumah yang tidak tersewa dan harga sewa sangat rendah karena lokasi yang tidak strategis.Untuk membiayai mobil yang rusak,renovasi rumah dsb dia pinjam bank yang akhirnya terlilit hutang,pada akhirnya semua miliknya itu dia jual murah dan dibawah harga pasar,yang menyebabkan teman saya ini kehilangan semua miliknya tetapi hutang pada bank masih belum terlunasi.

Kalau di analisa secara sederhana hal itu akan terjawab juga, pendapatan 15 juta dengan pengeluaran 15 juta = O

Dilain pihak ada teman yang pendapatannya 4,5 juta per bulan tapi sanggup berinvestasi beli tanah dan rumah serta merintis bisnis sampingan.Ternyata dia menganggarkan untuk dana kebutuhan rutin keluarganya 2,5 juta/bulan dan untuk tabungan (investasi) rutin per bulan 2 juta. atau 24 juta pertahun plus hasil bisnis sampingannya.

Lalu siapa yang lebih kaya?

Kalau anda tinggal di kota besar seperti Jakarta misalnya,pernahkah anda mengamati atau melakukan survey kecil kecilan tentang kemampuan keuangan antara karyawan kantoran yang berdasi membawa Hp keluaran terbaru dengan orang yang berpakaian lusuh yang memiliki warteg, pecel lele,atau yang jualan teh botol di pinggir jalan?


Saya pernah melakukannya,saat saya bekerja di Jakarta dulu, saat itulah saya merasa bahwa jangan pernah menganggap remeh orang hanya dari penampilan semata,ternyata orang orang yang berpakaian lusuh itu jauh lebih baik dari saya dari segi financial, itu pelajaran pertama yang saya dapatkan.


Belakangan saya tahu bahwa mungkin itu adalah salah satu contoh nyata apa yang disebut oleh para motivator seperti Tung Dasem waringin dengan istilah "Hidup dibawah kemampuan".Kalau kita mampu beli mobil maka belilah motor, kalau kita mampu membeli mobil BMW maka belilah honda atau toyota.Dengan begitu neraca keuangan kita selalu surplus bukan minus, sehingga kelebihan uang kita bisa di investasikan terus untuk menciptakan income- income baru ,bisa berbentuk bisnis,bisa berbentuk property,atau usaha -usaha lain yang sesuai dengan kemampuan kita.

Dalam hal ini bukan berarti kita pelit pada diri sendiri, kalau istilah para motivator ini disebut dengan "menunda keinginan" sampai kita mampu membeli barang barang konsumtif yang kita inginkan tanpa mengganggu neraca keuangan utama ,lebih bagus lagi kalau membelinya dari pendapatan pasif income investasi kita.


Disamping prinsif di atas aspek pengetahuan tentang investasi juga memegang peranan yang sangat penting untuk membedakan kita bagaimana berinvestasi dengan cerdas dengan alakadarnya ,mungkin anda pernah mendengar bagaimana orang bisa mengumpulkan kekayaan miliaran hanya dalam beberapa tahun saja seperti yang dibahas dalam Seven years to seven figurs ,kalaulah kita tidak sampai seperti itu minimal kita bisa lebih cerdas dalam investasi dari kalangan di sekitar kita untuk itulah di perlukan pengetahuan.

Mengelola Keuangan Pribadi Menurut Robert T Kiyosaki, Ada 2 hal utama yang membedakan orang kaya dengan kelas menengah dan miskin. Yang pertama adalah kepemilikan aset, orang kaya membeli aset, sedangkan kelas menengah dan miskin membeli liabilitas yang mereka anggap aset. Perbedaan kedua adalah kontrol atas uang.




Banyak orang yg memenangkan rezeki besar ,atau mendapatkan hadiah undian akhirnya kehilangan rezeki itu dalam waktu singkat ,contoh lainnya,kalau di Jakarta kita sering menyaksikan warga betawi yang menjual tanahnya mendapatkan miliaran ,uang sebesar itu tidak terkontrol dan pada akhirnya hanya tersisa rumah sepetak dan letaknya di luar jakarta malah diantara mereka ada yang berakhir dengan menyewa rumah .


Mengapa demikian ?

Karena untuk mengontrol uang Anda harus memiliki pengendalian emosi dan pengetahuan finansial. Orang kaya pertama tama berinvestasi pada diri mereka sendiri (investasi pengetahuan) dengan mengembangkan kemapuan mengendalikan uang sebelum memulai membangun kekayaan materi.



Semoga bermanfaat.





Monday, January 12, 2009

Dont give up !


Jangan menyerah !... kata kata yang sangat sering diucapkan sebagai kata motivasi untuk menguatkan seseorang yang sedang putus asa. Mungkin anda sendiri pernah membaca buku yang judulnya " Dont Give up ?, intinya kita di ajarkan untuk tidak mudah menyerah dan putus asa dengan keadan yang di hadapi, keterbatasan kondisi yang kita miliki tapi bangkitlah dengan potensi yang kita miliki.

Di negri kita sendiri banyak kasus mortalitas (kematian) yang disebakan karena "menyerah pada keadaan dan putus asa" dalam menghadapi kondisi ekonomi yang menghimpit,diantara mereka bunuh diri karena tidak mempunyai pekerjaan,atau dipecat dari karyawan,tidak sanggup memberikan makan keluarga dsb,seperti sering diliput di media televisi kita .



Haruskah sampai seperti itu?



Ada orang, yang saya anggap luar biasa yang mampu merealisasikan kata -kata " dont give up, jangan menyerah ,jangan putus asa dan kata- kata sejenis lainnya, kedalam realitas hidup nyata dan menguatkan tekadnya dalam menghadapi hidup dengan keterbatasan fisik nya, sampai dia mampu bangkit dari orang yang penuh keterbatasan fisik dan keterbatasan kesempatan itu, menjadi orang yang sangat luar biasa, yang mampu meng inspirasi ribuan orang bahkan jutaan orang di berbagai negara dengan, tekad bangkit yang tidak menyerah pada keadaan,tetap bersyukur pada yang dimilikinya serta memaksimalkan potensi yang dia miliki untuk meraih kesuksesan dan untuk menghancurkan kata "tidak mungkin " yang sebelumnya dia yakini.


Namanya Nick Vujicic atau dijuluki dengan "no hands no legs no worries" yang mempunyai organisasi niralaba Life without limbs ,umurnya 25 tahun,tinggal di Australia, terlahir cacat fisik berasal dari keturunan serbia. Awal mengetahui "orang istimewa" ini waktu saya menoton sebuah jaringan TV satelite Arab, dimana mewawancarai Nick Vujicic yang tidak mempunyai kaki dan tangan ini tampil sangat percaya diri, penuh motivasi,dan rasa humor yang sangat tinggi,yang ternyata dengan keterbatasannya itu dia sudah terbang ke lebih dari 17 negara untuk memotivasi mereka yang cacat maupun yang mempunyai fisik sempurna, untuk tidak menyerah pada keadaan, dan tidak ada alasan bagi mereka yang cacat hanya diam pasif menerima belas kasihan dari orang lain,tetapi berbuatlah lebih banyak dengan keterbatasa fisik dengan memaksimalkan potensi diri.



Bagaimana halnya dengan kita,yang mempunyai tubuh yang sempurna dan sehat?


Tentu kita akan malu dengan kondisi fisik yang lengkap dan sehat kita masih saja putus asa dan menyerah dalam menghadapi hidup ini,kita menyerah sebelum memaksimalkan potensi dan tidak mensyukuri pemberian Allah pada kita.

Di indonesia sendiri kita bisa melihat contoh yang kondisinya mirip Nick ini,namanya Habibie Afsyah yang dengan keterbatasan fisik yang hanya mengandalkan kursi roda untuk menopang aktifitas nya dia terus berusaha dari kamarnya, dia terus memaksimalkan potensinya ,siapa sangka yang pada akhirnya dia mampu menghasilkan 5000 dollar per bulan dari internet marketing,dia bisa menghidupi diri bahkan kelurganya dengan pendapatannya ini, mengenai detail tentang sosok ini silahkan baca penuturan ibu habibie.

Mudah - mudahan gambaran singkat tentang Nick yang diperjelas dengan gambaran video nya , dan juga Habibie yang pantang menyerah bisa memberikan inspirasi bagi kita untuk lebih banyak bersyukur,lebih meningkatkan potensi diri dan tidak mudah putus asa dalam menggapai tujuan - tujuan untuk kemaslahatan hidup.

Sunday, January 4, 2009

Belajar dari Warren Buffett



Nama Warren Buffett cukup dikenal oleh banyak orang di dunia, terutama di kalangan para investor. Saat ini dia dinobatkan sebagai orang paling kaya di muka bumi ini.

Kakek kaya ini pun telah menyumbangkan sekitar US $ 31 milyar untuk kegiatan sosial.Sebagai calon orang kaya, kita perlu juga belajar dari si kakek ini. Karena memang ada beberapa sisi menarik dari kehidupannya yang dapat kita ambil sebagai pelajaran.

1. Warren Buffet pertama kali membeli saham untuk investasi pada saat berusia 11 tahun. Dan dia mengatakan bahwa itu sebenarnya sudah terlambat.Pelajarannya adalah: “Ajarkanlah anak-anak kita untuk berinvestasi sejak usia dini.” Hal ini akan terbawa terus dalam pola hidupnya.



2. Dia berhasil membeli sebuah ladang kecil pada usia 14 tahun dari hasil menjadi pengantar koran.Pelajarannya adalah: “Ajarkanlah anak-anak kita untuk berbisnis sejak kecil. Dan sesuatu akan bisa dibeli dari hasil bisnis & menabung.”

3. Dia tetap tinggal di rumahnya yang relatif kecil, berkamar 3, dan sudah ditempati sejak menikah 50 tahun yang lalu. Dia mengatakan: “Saya memiliki segalanya di rumah ini.Pelajarannya adalah: “Belilah sesuatu yang benar-benar anda butuhkan.”

4. Dia menyetir sendiri mobilnya kemana saja dan tidak pernah membutuhkan sopir maupun bodyguard.Pelajarannya adalah: “Jangan pernah tergantung pada orang lain, hiduplah mandiri dan jadilah dirimu sendiri.”

5. Dia tidak pernah mengendarai jet pribadinya, meskipun dia memiliki perusahaan jet terbesar di dunia.Pelajarannya adalah: “Selalulah berpikir cukup & bersyukur dengan apa yang engkau miliki.

6. Perusahaannya, Berkshire Hathaway, memiliki 63 anak perusahaan. Dia hanya menulis satu surat kepada para CEO-nya, yaitu memberitahukan mereka tentang target tahun itu. Dia tidak pernah rapat atau memanggil mereka.Pelajarannya adalah: “Letakkanlah orang yang tepat pada posisi yang tepat.”

7. Dia hanya membuat 2 peraturan untuk para CEO-nya:1) Jangan habiskan uang pemegang saham2) Jangan lupa peraturan No. 1Pelajarannya adalah: “Buatlah suatu target yag jelas dan buatlah mereka fokus terhadap target tersebut.”

8. Dia tidak banyak bergaul dengan kalangan kelas atas. Dia banyak menghabiskan waktunya makan popcorn dan menonton TV di rumah.Pelajarannya adalah: “Jangan suka pamer, jadilah diri sendiri.”Warren Buffet termasuk orang yang tidak suka membawa handphone, bahkan tidak mempunyai computer di mejanya.

Bill Gates, sang pendiri kerajaan Microsoft, lima tahun lalu pernah mengadakan pertemuan dengan Warren Buffet. Rencana awalnya Bill Gates hanya akan bertemu sekitar 30 menit saja. Tapi kenyataannya, dia menghabiskan hampir 10 jam untuk berbincang-bincang dengan Warren Buffet.

Warren Buffet sempat memberikan nasehat untuk anak-anak muda. Apa itu ?Dia bilang: “Jauhkanlah dirimu dari pinjaman bank atau kartu kredit. Berinvestasilah dengan apa yang kamu miliki.

Serta ingatlah bahwa:

(1) Uang tidak menciptakan manusia, tapi manusialah yang menciptakan uang

(2) Hiduplah sederhana dan jadilah dirimu sendiri

(3) Jangan melakukan apapun yang dikatakan orang. Dengarkan mereka, tapi lakukan apa yang baik saja untuk dirimu

(4) Jangan memakai sesuatu karena merk, pakailah yang benar-benar nyaman untukmu

(5) Jangan habiskan uangmu untuk hal yang tidak benar-benar penting

(6) Jika engkau telah berhasil dalam hidupmu, berbagilah dan ajarkanlah kepada orang lain.




(Sumber dari www.hertantowidodo.com)

Saturday, January 3, 2009

Usaha Bangkrut?


Apakah anda pernah bangkrut dalam merintis usaha?

Kalau jawaban saya sendiri, Saya pernah bangkrut ketika usaha makanan saya (cafe) sudah memiliki 3 cabang.
Lalu bagaimana dengan anda? saya yakin jawabannya rata - rata pernah mengalaminya,walaupun ada sebagian kecil orang yang memulai usaha langsung sukses.

Tetapi ada juga orang yang dijamin 100% Guarantee tidak akan bangkrut usaha.

Siapa mereka?

Jawabannya adalah Orang yang tidak pernah mencoba memulai usaha ) :



Ada banyak pembahasan tentang tips menghadapi kesuksesan,tetapi sama pentingnya dalam menyiapkan sejumlah hal untuk menghadapi kegagalan.

Billi PS lim, pengarang buku Dare to fail,Motivator kelas dunia yang berasal dari malaysia pernah menanyakan pada peserta seminarnya, tentang satu masalah menarik " Mengapa orang akan tenggelam apabila jatuh ke air?

Berbagai jawaban diberikan tetapi yang paling sering adalah, "Karena dia tidak dapat berenang"

yang hadir heran,karena Lim menyalahkan jawaban itu. Yang hadir mengira,Lim bercanda. Untuk meyakin mereka Lim memberi contoh kejadian tenggelam di air sedalam 3 inci. Akhirnya ia memberikan jawabannya,yang akan ia berikan kepada anda sekarang.

"Orang tenggelam karena dia menetap disitu dan tidak menggerakkan dirinya ke tempat lain"

So? Berapa kali orang jatuh tidak jadi soal. Yang penting kemampuannya untuk bangkit kembali setap kali jatuh (bangkrut).

Jangan mengukur seseorang dengan menghitung berapa kali jatuh,ukurlah ia dengan beberapa kali ia bangkit kembali. seseorang yang mampu bangkit kembali setelah jatuh,tidak akan putus asa. Menyedihkan ,mendengar bahwa banyak orang seperti mereka,setelah sekali dua kali gagal,memilih untuk menetap disitu ( berhenti) tidak berusaha lagi akhirnya mati sebagai orang sebenar- benarnya gagal tersungkur tidak bangkit lagi.

Seperti Thomas Alfa Edison, saat ditanya, bagaimana ia bisa bertahan setalah ribuan kali gagal? lantas bagimana jawaban penemu bola lampu dan pendiri perusahaan General Electric ini?

" Saya tidak gagal,tetapi menemukan 9994 cara yang salah dan hanya satu cara yang berhasil. Saya pasti akan sukses karena telah kehabisan percobaan yang gagal ".

Lalu....bagaimana kalkulasi jumlah besarnya modal hubungan dengan frekuensi potensi bangkit dari kegagalan?.

Jelasnya sebagai berikut, Kalau anda baru akan memulai usaha dan anda punya modal katakanlah 100 juta. Maka untuk meminimalkan resiko bangkrut total maka harus di mulai dengan modal yang kecil dulu misalnya 25% dari total modal = 25 juta itu artinya anda bisa bangkit 3 x lagi dari kegagalan sampai akhirnya berhasil,kalau 10 juta investasinya maka = anda bisa 9 x lagi bangkit dari kegagalan.dst.semakin banyak bangkit semangkin dekat anda dengan kesuksesan.


Semoga menjadi inspirasi dan bermanfaat.....




Saturday, August 9, 2008

$25 untuk modal usaha dan Merubah hidup


Lovisa Asinde adalah Seorang ibu berkebangsaan Uganda,dia menghidupi dirinya dan 5 orang anaknya dengan jualan makanan,ibu ini memulai usaha 8 tahun yang lalu dan berencana akan membuka restoran yang lebih besar dipusat kota didaerahnya.


Tetapi hal tidak terduga terjadi,salah seorang anaknya jatuh sakit,sehingga ibu ini tidak bisa jualan seperti dulu dan dia membutuhkan uang sekitar $ 500 (sekitar 4,5 juta rupiah) untuk membeli peralatan masak, Asinde tidak menyerah begitu saja dia mencari investor internasional untuk membantunya,akhirnya dia menemukan beberapa orang,diantaranya adalah Bill Glilory yang tinggal di New York,dia berinvestasi sekitar $100 (sekitar 900 ribu rupiah),dan ada 8 orang lagi yang berinvestasi di bisnis makanannya sejauh ini.


Bill Gilory tidak pernah bertemu dengan Asinde,Bill mengetahui tentang Asinde beserta Usahanya dari website KIVA.Org , suatu website yang menghubungkan para entrepreneurs di negara-negara berkembang dengan para investor dari Amerika atau negara lainnya.


Ini adalah bentuk pendanaan micro yang memfasilitasi para investor berinvestasi dalam jumlah yang sangat kecil sekaligus menolong banyak orang untuk berwiraswasta dan merubah hidup khususnya di negara -negara berkembang untuk keluar dari kemiskinan (poverty).


Konsep Micro Finance bukanlah hal yang baru,semua ini berdasar atas kebutuhan dengan membantu memberikan pinjaman (Small Loan) pada pekerja2 miskin,uang pinjaman itu digunakan untuk membangun dan mengembangkan Small Business untuk menolong keluarganya dalam meningkatkan penghasilan.


Menurut Premal Shah Founder Kiva.org 3 tahun yang lalu,Website nya memuat Profile entrepreneurs dari 80 negara yang berkeinginan untuk memulai bisnis,atau telah memulainya.Pengunjung Website (investor) bisa meng klik melalui Foto atau riwayat hidup mereka,untuk memilih jenis bisnis apa yang berniat untuk di danai.


Umumnya para Entrepreneur ini mengembalikan pinjamannya antara 6 bulan sampai 1 tahun,selama masa pengembalian itu para investor bisa melihat perkembangannya (Progress Report) yang mereka posting melalui website ini . Sementara hal yang paling menurik menurut saya adalah para investor ini tidak menerima bunga (intrest) dari uang yang di pinjamkannya .


Ada pelajaran penting dari artikel dia atas untuk untuk diambil manfaatnya juga sebagai contoh yang bisa kita realisasikan dalam bentuk nyata,tergantung ada diposisi mana anda sekarang,sebagai investor? atau entrepreneur yang memerulakan dana skala kecil?... jalan untuk menuju kesana bisa diterapkan dari artikel diatas atau alternatif lainnya kita bisa meniru membuat website sejenis ini untuk lingkup khusus indonesia, bagaimana menurut anda? (Sumber referensi CNN dan KIVA.org)
Semoga bisa bermanfaat....

Friday, February 22, 2008

Apa yang anda lakukan saat anda cuti (Vacation)?


Kalau anda yang saat ini masih bekerja dan berada diluar negri,dimana saja di seluruh penjuru dunia, mungkin anda (pembaca blog ini) saat ini bisa saja sedang berada di Eropa,Amerika,Australia,Canada,Asia bahkan di afrika sana. Kerinduan pada tanah air akan muncul dan mulai menagih disaat kita sudah tinggal dan berinteraksi di negara tersebut ,6 bulan,satu tahun,dua tahun atau lebih dari itu dan makanya wajar kalau tiap tahunnya kita mengambil cuti untuk mengunjungi sanak keluarga,refreshing, atau acara senang2 positive lainnya bersama keluarga.

Tapi....alangkah bermanfaat lagi kalau masa liburan kita tidak dihabiskan semuannya untuk hal2 yang konsumtif belaka,tidak salah dan wajar memang kita ber-refreshing,picnic,tour atau apa saja istilahnya yang bertujuan mendekatkan diri bersama keluarga dan melupakan dunia rutinitas selama ini.

Maksud saya adalah....selama masa cuti itu kitapun harus menyempatkan diri melihat,mengamati peluang2 usaha apa yang bakalan kita jalani pasca resign nanti ,syukur2 kalu dalam masa cuti itu kita sudah bisa memulai memiliki bisnis,atau transaksi properti,menjalin kemitraan,mengunjungi orang2 sukses,mengikuti seminar,mengunjungi mall2 untuk mencari ide usaha, nah hal2 itulah yang kadang luput dari kita ,sehingga umumnya acara vacation hanya diperuntukan 100% untuk bersenang2 mengunjungi daerah2 wisata,atau negara2 lainnya hanya semata-mata berekreasi, sementara setelah masa itu berakhir investasi apa yang kita dapat?, peluang bisnis apa yang dia jajaki,atau property apa yang dia beli untuk investasi masa depan? mungkin alangkah baiknya kalau kita menyisihkan sekian persen dari total dana vacation untuk hal2 seperti saya sebutkan tadi.

Ada hal lain juga yang menurut saya sangat penting dilakukan kalau kita berniat berwirausaha dengan cara banyak diskusi,ngobrol atau wawancara dengan para pedagang, mulai dari pedagang kaki lima,penjual di mall,pedagang grosir,pemilik warung makan,restoran dll,ternyata itu sangat banyak manfaatnya untuk menambah wawasan dan pengalaman,apalagi mendengar kisah sukses mereka dalam berbisnis itu akan menambah semangat kita berkobar dan merupakan hiburan tersendiri bagi saya,dan faktanya banyak dari mereka yang memulia bisnis dari nol dan dengan modal seadanya...fuuntastic bukan?

Sebagai penyemangat bagi kita maka saya posting kisah sukses seorang ibu yang memulai bisnis pakaian muslim,silahkan simak dan ambil hikmahnya.

Berkah Busana Muslimah
Setiap Ramadan tiba, kesibukan Kusmiyanti, 33 tahun, sangat luar biasa. Pengusaha baju muslimah ini kebanjiran order hingga dua kali lipat daripada bulan biasa. Tenaga 30 orang karyawannya pun dimanfaatkan semaksimal mungkin demi kepuasan sang pelanggan. "Pada Ramadan, omzet saya naik dua kali lipat daripada biasanya, yang besarnya Rp 150 juta," kata pemilik produk Zaenab Collection ini, senang.

Kiosnya di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur, kini mulai banyak disesaki pengunjung. Ini belum memperhitungkan pesanan para pelanggan daerah, seperti dari Maluku dan Papua. Bahkan beberapa ajang pameran busana mulai memperagakan baju-baju muslimah khas bikinan Zaenab Collection. Dari berniaga baju ini, ibu empat anak ini memiliki dua rumah, satu mobil, dan dua kios milik sendiri di PGC dan ITC Depok.

Tapi siapa sangka keberhasilan Kusmiyanti ini merupakan buah keberaniannya meninggalkan bangku kuliahnya di Institut Keguruan dan Ilmu Kependidikan (IKIP) Jakarta--kini Universitas Negeri Jakarta. Di perguruan tinggi yang mendidik para calon guru itu, perempuan asli Jakarta ini sempat mengenyam kuliah selama empat tahun. "Kayaknya lebih enak bisnis karena saya bisa mengatur waktu saya sendiri. Lagian uangnya lebih banyak," kata dia sembari tersenyum.

Cita-cita menjadi guru pun terpaksa dikuburnya dalam-dalam. Menjadi pengusaha rupanya lebih menarik Kusmiyanti. Apalagi darah saudagar menurun dari sang bapak.

Pada 1993, Kus--demikian ia biasa dipanggil--memulai usaha baju muslimahnya. Bermodal uang tabungan Rp 63 ribu, dia membeli lima potong baju muslimah. Baju itu lalu dijual kepada teman-teman kuliahnya. Usaha coba-coba ini ternyata berhasil.

Demi mengembangkan usahanya, Kus mencoba peruntungannya dengan menjual busananya di bazar kampus. Dari satu bazar kampus ke kampus lainnya dilakoninya dengan sabar. "Alhamdulillah, usaha saya berkembang pesat sampai sekarang," ujarnya dengan mata berbinar.

Menikah pada 1996, bisnis busana muslimah terus digelutinya. Melalui teman sang suami, Adam Afdoli, 36 tahun, Kus mendapat order lumayan besar. Satu kali ordernya mencapai 500 potong dalam tempo dua pekan. "Saat itu saya mulai memproduksi baju," ucapnya. Lantas dia pun mendirikan usaha konfeksi di Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta Selatan.

Toh, Kus tak lama menikmati masa panennya. Krisis keuangan di Tanah Air pada awal 1998 menjerembabkan usaha Zaenab Collection. Order dan omzet penjualannya anjlok. Namun, itu tidak menjadikan perempuan wanita kelahiran 11 Mei 1972 ini putus asa. "Itu sudah ketentuan Allah. Jangan pernah pesimistis," tuturnya.

Rasa optimistis dan kerja keras Kus akhirnya menuai hasil. Pada 1999, bersama sang suami, Kusmiyati mengikuti sebuah bazar nasional di Depok. Tak dinyana, ajang itu membawa pasangan suami-istri ini berkenalan dengan banyak pedagang dari berbagai daerah di Tanah Air. Walhasil, sejak saat itu, Zaenab Collection kembali kebanjiran order dari beberapa kota besar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, dan Papua. Nilai pesanannya pun beraneka ragam, mulai Rp 10 juta hingga lebih dari Rp 20 juta. "Prinsip saya, tidak perlu meraih untung banyak. Yang terpenting bagaimana kami bisa langgeng berbisnis dengan relasi," ucap Kus ramah.

Omzetnya bergulir kian besar. Kusmiyati memberanikan diri memperbesar usahanya. Pada 2002, sebuah ruko di Pasar Minggu disewanya. Dari gerai ini, usahanya semakin berkembang. Pada medio 2004, dia bisa membeli satu unit kios seluas 6 meter persegi di Pusat Grosir Cililitan. Selang satu tahun, Kusmiyati bisa membeli satu kios di ITC Depok, Jawa Barat. Dari dua kios itulah Kusmiyanti melayani pesanan pembeli, yang biasanya dua kali lebih besar pada Ramadan ini.


Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi.....

Kembali ke Blog...


Wah sudah lama Sekali saya tidak menulis di blog,banyak alasannya memang kenapa saya absen posting dari masalah, kesibukan saat cuti, teknis,gangguan navigasi di blog saya sendiri dan yang terakhir adalah jaringan internet di tempat saya tinggal ada perombakan dan pemindahan jaringan, ini terjadi berturut -turut, tapi anyway....apapun alasannya,alhamdulillah saat ini sudah bisa kembali keblog untuk posting dan bisa menjumpai rekan2,sahabat dan mitra usahawan dan para blogger dari seluruh penjuru dunia.

Karena memang blog ini membawa dampak positif bagi kita,dengan blog ini juga kita bisa menambah teman ,mitra bisnis,dan hal2 positive lainnya yang bisa di sinergikan di dunia nyata,berkunjung untuk silsturahmi,membuat jaringan bisnis,bahkan berinvestasi,itulah hal-nyata yang saya alami selama ini.

Sebagai gambaran,Saat cuti di indonesia bulan desember 2007 saya bertemu dengan sahabat yang selama ini hanya kenal di blog begitu ketemu offline, ternyata keakraban sudah terjalin seolah2 mengenalnya sudah tahunan,dan pembicaraan pun di jalani dengan penuh kepercayaan,tak heran kalau sinergi bisnispun terjadi dengan mudah,belum lagi ketemu dengan peternakan belut yang merangkap sebagai exportir yang omzetnya sudah ratusan juta bahkan miliaran yang sekarang sedang kewalahan menangani permintaan komoditas ini dari berbagai negara,seperti Hongkong,Jepang.Malaysia,Singapore bahkan dari negara Eropa itupun tidak bisa beliau penuhi karena keterbatasan stock.

Saya juga menemui sahabat yang kalau di komunitas TDA yang sudah tidak asing lagi yaitu pak hadi kuntoro dan pembicaraan yang penuh keakraban pun terjadi disela- sela kesibukan beliau melayani pelanggan di markas selimutnya.Cuman ada yang saya sesali saat ada di jakarta bulan kemarin tidak bisa silaturahmi ke Pak Roni sang jendral TDA karena ada halangan, padahal sudah di jadwalkan jauh-jauh hari .

Adapun kegiatan lainya selama 50 hari di jakarta adalah hunting property untuk mengaplikasikan ilmunya dolf de roos atau teori investasinya ala robert kiyosaki walaupun dengan segala keterbatasan, tidak bisa direalisasikan 100%, transaksi investasi property di awal januari 2008 dengan waktu yang terbatas itu, allhamdulillah sudah deal 1 property berbentuk rumah yang berlokasi di margonda depok,sementara 2 property lagi,apartemen dan Ruko di Jakarta timur masih dalam proses transaksi, mohon doanya dari sahabat2 semua semoga diberi kemudahan.....amiiin.

NB. Untuk sahabat saya yang saat ini masih di nigeria Pak Ramli dan Pak Hadi di bekasi selamat pindah quadrant yang tinggal beberapa hari lagi menjadi FULL pengusaha, semoga bisnisnya lebih menggurita.

Sunday, July 1, 2007

Ternyata saya sangat kaya...

Kita sekarang ini hidup di era modern serba canggih,serba cepat,akurat dan mudah Dengan bantuan teknologi.Maka banyak kita jumpai selogan "Teknologi menjadikan mudah hidup anda" ada juga akan enemukan slogan2 sejenis lainnya "Teknologi membuat hidup lebih nyaman" dsb.....Semua slogan itu tentu saja kita bisa kita terima dan membenarkannya, karena memang pada kenyataannya demikian, sebagai contoh bagaimana hidup dan tinggal dalam ruangan tertutup dengan iklim yang panas seperti timur tengah tanpa AC , panas dan gerah seperti jakarta,naik mobil kejebak macet yang penuh polusi di terik matahari...kebayang tidak bagaimana jadinya kalau mobil kita tak ada pendingin tentu sangat tidak nyaman yang juga akan berpengaruh pada emosi kita yang pada akhirnya marah2,ngomel dsb minimal ngedumel...itu contoh kecilnya,yang lainnya dalam transportasi dulu orang kalau mau pergi ber haji ke tanah suci naik kapal laut yang menempuh waktu sekitar 6 bulan tentu membutuhkan perjuangan yang tidak ringan dalam menempuhnya, semua itu bisa dipangkas waktunya berpuluh2 kali bahkan ratusan kali dengan kehadiran pesawat terbang yang hanya membutuhkan 9-10 jam saja dengan penerbangan langsung,... "memang dunia tidak selebar daun kelor" tapi dunia sekarang lebih kecil dengan kehadiran teknologi.

Kehadiran teknologi yang di hadirkan oleh ilmuan ilmuan brilian tidak hanya pada bidang itu saja,sangat luas dan banyak memang kalau kita sebutkan,tapi teknologi di bidang kesehatan menurut saya sangat menarik untuk disimak karena semakin kita mengenal teknologi itu semakin tambah rasa syukur kita pada allah yang telah memberi jasad dan ruh kita ini...mungkin anda pernah mendengar adanya; jantung buatan,tangan buatan,kaki,transplantasi ginjal,gigi buatan sampai pada wig (rambut palsu) dan sebagainya, kenapa semua alat/benda2 itu hadir? tujuannya adalah untuk mempertahankan hidup,harga diri,atau tujuan kosmetik. Apapapun alasannya yang jelas semuanya akan bermuara pada tujuan umum yaitu mempertahankan fungsi tubuh, untuk mempertahankan fungsi inilah orang yang super kaya sampai yang kelas biasa rela mengeluarkan biaya walaupun termasuk sangat mahal...sebagai ilustrasi ada kisah seorang yang putus asa atas dirinya yang punya kehidupan ekonomi yang miskin... kebetulan orang ini bertanya pada orang yang bijak..

Orang miskin: "Tuhan ngak adil aku dilahirkan dan hidupku dalam keadaan miskin sementara orang disekitarku penuh gelimang kekayaan hidup mereka serba mudah dan penuh kesenangan"

Orang bijak : mmm ... anda punya apa yang bisa anda jual ke saya nanti saya beli.

Orang miskin : Sudah saya katakan saya orang miskin,ngak punya apa2.

Orang bijak ; Kalau gitu jualah tanganmu pada saya, saya akan beli dengan harga 100juta rupiah.kalu jantung dan ginjal lebih mahal lagi....

Orang miskin : enggak bisa pak,! bagaimana jadinya saya kalau ngak punya tangan?.

Orang Bijak : kalau gitu satu jarimu saja saya beli 50 juta.

Orang miskin :Pokoknya saya ngak mau jual apapun yang merupakan bagian dari tubuhku dengan harga berapapun..!

Orang bijak : Tadi anda mengeluh pada tuhan...bahwa tuhan berlaku tidak adil pada anda dengan diberikan hidup dalam keadaan miskin,...sekarang anggota tubuh anda saya tawar dengan puluhan juta bahkan ratusan juta tapi anda tetap tidak menjualnya...apakah anda tidak menyadari bahwa anda itu kaya?...kekayaan yang paling utama adalah diri anda sendiri,kesehatan.Apakah anda tidak tahu banyak orang yang kaya harta jatuh miskin karena hartanya habis untuk berobat,cuci darah,bahkan oprasi cangkok jantung dan ginjal...? jadi syukurilah tubuh anda,kesehatan anda dan jiwa anda karena itulah aset yang tak ternilai harganya.

Orang miskin: Allhamdulillah...terimakasih pak...ternyata saya sangat kaya.

Dialog diatas adalah ilustrasi yang disarikan dari kehidupan nyata,yang ditemukan dari penderita penyakit gagal organ seperti ginjal dan sebagainya,mereka yang menderita gagal ginjal selama hidupnya harus melakukan cuci darah untuk mempertahankan hidup, cara lainnya adalah dengan transplantasi ginjal caranya: ginjal di ambil dari orang lain yang bersedia di jadikan donor atau didapat dengan cara membeli ginjal dari orang sehat dengan cara melakukan oprasi transplantasi ginjal pada rumah sakit khusus yang tentunya sebelum dan sesudah oprasi dilakukan test lab,test diagnostic dan pengobatan dan monitor yang ketat. dinegara2 berkembang seperti,philipina,pakistan,india,egypt bahkan di kuwait sekalipun sudah jadi rahasia umum bahwa ada yang namanya perdagangan organ ginjal walaupun dilakukan suka-sama suka,mereka yang mau jual satu buah organ ginjalnya umumnya karena masalah ekonomi. (karena manusia itu diberikan allah 2 buah ginjal kiri dan kanan).Kalau satu bagian ginjal di ambil manusia masih bisa beraktifitas normal walaupun tentu saja tidak s maksimal kalau mempunyai 2 ginjal.

Semoga tulisan ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk lebih mensyukuri nikmat allah yang tak terhingga yaitu jasmani dan rohani kita yang merupakan "kekayaan diri" pemberian dari allah yang maha kaya......

"Hai manusia,ingatlah akan ni'mat allah kepadamu. Adakah pencipta selain allah yang dapat memberikan rezki kepada kamu dari langit dan bumi? tidak ada Tuhan yang berhak disembah selai Dia, maka mengapakah kamu berpaling?" (QS;faathir:3)

Friday, June 22, 2007

Kebimbangan dalam memutuskan "berhenti"

Aku harus Berhenti bekerja bulan ini,tahun ini bahkan hari ini .....uups.........tapi apa yang akan aku lakukan kalau ngak punya kerjaan? bagaimana dengan keluarga,anak, beli ini dan itu kalau berhenti dari karyawan dari mana dapet uang ..bla...bla... itulah sekelumit gambaran pertanyaan kalu kita memutuskan untuk resign atau berhenti sebagi pegawai atau karyawan atau direktur dan sebagainya. Siapapun anda apapun pekerjaan anda kalau akan resign normalnya akan berfikir seperti hal di atas. Terus pertannyaannya normal kah cara berfikir demikian?
saya bilang normal2 saja, wong kita manusia kok pasti ada kekhawatiran dan rasa ketidakpastian setelah lama dan terbiasa kita menikmati "zona aman" sebagai karyawan atau pegawai.Apalagi kalau alasan berhenti bekerja tersebut tidak didukung istri,keluarga bahkan orang tua tercinta tentu akan susah memutuskannya kalaulah kita sendiri tidak punya komitmen dan tekad yang kuat serta program yang real apa yang dilakukan setelah "berhenti bekerja" nanti?,bahkan mungkin banyak orang yang bilang "sudah dapat kerjaan enak,gaji besar dalam dolar lagi plus dapat tunjangan lagi eeh malah ditinggalin...apa ngak lihat diluar sana orang antri melebihi antri untuk mendapatkan sembako dikala krisis, antrian panjang orang2 berpendidikan tinggi itu semuannya adalah untuk melamar kerja.....situasi ini menambah maju-mundur dan kebimbangan untuk melangkah dan berubah dari status pekerja menjadi wirausaha.Menurut hemat saya memang alangkah baiiknya sebelum berehenti kita menyiapkan mental kita sendiri yang harus siap untuk menghadapi perubahan, infrastruktur (misalnya selama jadi pegawai kita suda invest properti,toko,tanah dsb disaat berhenti tinggal mengisi, kemudian planing yang siap di follow-up(jenis usaha apa yang akan kita masuki jadi pas memutuskan berhenti kita sudah tahu gambaran apa yang akan kita terjuni.,juga modal dalam bentuk uang cash. walaupun modal tidak menjadi ukuran mutlak bahkan banyak motivator yang memprovokasi untuk berhenti kerja sekarang juga modal bagaimana nanti atau bisa dengan modal dengkul nah dalam hal ini kita harus bijak dan mengukur pada kemampuan diri mungkin aja ada orang yang tanpa modal bisa melalui usaha saya pun yakin itu tapi kitapun harus mengaca diri apakah kemampuan kita untuk berjuang merintis sama dengan orang yang modal dengkul tesebut.karena orang itu biasanya ada kelemahan dan kelebihannya, Orang yang ngak punya modal dia akan punya kelebihan di daya juang dan terlatih karena kondisinya.Sementara bagi orang yang punya modal usaha,atau dengan latar belakang karyawan yang sudah menikmati kenyamanan dan gaji tinggi biasanya daya juangnya tidak sama dengan orang yang kurang modal tapi sudah praktek dalam bisnis dalam hidupnya.Nah dalam hal ini bagi kita yang berlatar belakang karyawan alangkah baiknya kita tidak menelan mentah2 setiap motivator yang memprovokasi keluar kerja tanpa perhitungan tapi alangkah bijaknya kita pertimbangkan sesuai kondisi ,kesiapan mental dan kemampuan materi kita tanpa mengulur atau menunda untuk ACTION dalam start ber wirausaha....jadi mulailah secepatnya berwirausaha dan putuskan secara bijak kapan saatnya berhenti bekerja sebagai karyawan(TDB).Jadikannlah peralihan dari karyawan(TDB) ke Usahawan(TDA) dengan smart.......... selamat mencoba salam FUUNtastic.